Property Times
  • Home
  • Headline
  • News
  • The Pavilion Sawangan
  • The Project
  • Building Material
  • Technology
  • Korporasi
  • Design Architecture
  • Travel & Leisure
  • Figure
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • News
  • The Pavilion Sawangan
  • The Project
  • Building Material
  • Technology
  • Korporasi
  • Design Architecture
  • Travel & Leisure
  • Figure
No Result
View All Result
Property Times
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • News
  • The Pavilion Sawangan
  • The Project
  • Building Material
  • Technology
  • Korporasi
  • Design Architecture
  • Travel & Leisure
  • Figure
Home Building Material

Peluang dan Tantangan Pasar Kondominium Jakarta di Tahun 2025

Redaksi by Redaksi
February 13, 2025
in Building Material, Headline, News
0
RUPST PT Modernland Realty Tbk. 2024: Setujui Laporan Tahun Buku 2023

Cleon Park apartemen, salah satu apartemen di wilayah Non CBD Jakarta

0
SHARES
33
VIEWS

Jakarta, Propertytimes.id – Sepanjang kuartal IV tahun 2024, tingkat penjualan kondominium di wilayah Jakarta mengalami sedikit penurunan sebesar 0,1% (QoQ), menjadi 82,7% . Penurunan ini terjadi akibat peluncuran proyek baru. Namun, jika dibandingkan dengan tahun 2023, tingkat penjualan tetap relatif stabil. Hal ini disebabkan oleh jumlah proyek baru yang lebih sedikit dan permintaan yang masih tertekan di pasar kondominium Jakarta.

Seperti diketahui, pada penghujung tahun 2024, sektor kondominium Jakarta mendapat tambahan pasokan dari dua proyek baru, yaitu Two Sudirman dan LRT City Tebet Tower Lotus, yang masing-masing menawarkan 335 unit dan 201 unit. Leads Property Indonesia dalam laporannya Jakarta Property Market Insight Q4 2024 menyebutkan, hadirnya proyek tersebut akan berdampak pada pasokan kumulatif kondominium di Jakarta yang meningkat sebesar 0,3% dibandingkan tahun sebelumnya atau mencapai total 259.900 unit.

Permintaan kumulatif kondominium juga menunjukkan peningkatan sebesar 0,3% (Tahunan) atau mencapai 215.064 unit pada kuartal empat 2024, dengan total 693 unit terjual sepanjang tahun. Namun, jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, tren permintaan tahunan masih mengalami penurunan. Insentif PPN 100% yang diterapkan pemerintah hanya berlaku untuk proyek yang sudah ada, sehingga proyek yang masih dalam tahap konstruksi tidak mendapatkan manfaat dari kebijakan ini. Selain itu, penurunan kelas menengah di Indonesia dan dampaknya terhadap daya beli menjadi salah satu faktor utama lemahnya permintaan di sektor ini.

BACA JUGA: Leads Property: Insentif PPN Belum Berdampak pada Penjualan Kondominium

“Meskipun ada penambahan, terbatasnya jumlah peluncuran proyek menunjukkan kehati-hatian para pengembang di tengah permintaan yang melemah,” Martin Samuel Hutapea, Associate Director Leads Property, dalam keterangannya, Rabu (12/2).

Martin menyebut, meski insentif PPN 100% telah diberlakukan kembali, para pengembang diharapkan dapat meningkatkan progres konstruksi dan menerapkan strategi pemasaran inovatif guna menarik lebih banyak calon pembeli.

Dalam laporannya, Leads mencatat jika harga jual kondominium di kawasan CBD dan area prime Jakarta mengalami kenaikan tipis masing-masing sebesar 1,8% dan 0,8% (Tahunan), menjadi Rp57,5 juta per m² dan Rp47,5 juta per m². Meskipun permintaan masih lesu, kenaikan harga ini didorong oleh kelanjutan pembangunan proyek oleh para pengembang, yang menghasilkan pertumbuhan stabil meskipun terbatas.

BACA JUGA: Pasokan Kondominium Relatif Stagnan di Kuartal II 2020

Martin menambahkan, perpanjangan insentif PPN 100% hingga tahun 2025, ditambah target pertumbuhan ekonomi pemerintah sebesar 8%, diharapkan dapat mendorong pemulihan pasar properti, khususnya di sektor kondominium. “Meskipun tarif PPN untuk properti residensial mewah akan meningkat menjadi 12%, perubahan ini diperkirakan tidak akan berdampak signifikan terhadap segmen pembeli kelas atas, yang umumnya tidak terlalu sensitif terhadap fluktuasi harga. Oleh karena itu, pasar properti mewah diproyeksi tetap stabil,” ungkapnya.

Sementara itu, Hendra Hartono, CEO Lead Property Indonesia menuturkan, meskipun prospek pasar terlihat positif, namun para pengembang perlu beradaptasi dengan tren pasar dan kebijakan pemerintah untuk memaksimalkan peluang di tahun 2025. “Kolaborasi antara pemerintah dan pengembang akan menjadi kunci dalam mengoptimalkan momentum pertumbuhan. Pemerintah juga diharapkan dapat mempertimbangkan tambahan insentif bagi proyek yang masih dalam tahap konstruksi, dengan syarat pengembang menjaga konsistensi progres pembangunan, guna membangun kepercayaan bersama dan menjaga stabilitas pasar,” sebut Hendra optimis.

Tags: Berita Propertikondominiumkuartal IV-2024leads propertyoutlook properti jakarta
Previous Post

Masa PKPU PP Properti Kembali Diperpanjang Hingga Tujuh Hari

Next Post

Kembali Berkolaborasi, Sinar Mas Land dan Hongkong Land Luncurkan NavaPark Business Suites

Next Post
Kembali Berkolaborasi, Sinar Mas Land dan Hongkong Land Luncurkan NavaPark Business Suites

Kembali Berkolaborasi, Sinar Mas Land dan Hongkong Land Luncurkan NavaPark Business Suites

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

  • Curhatan Salah Satu Debitur BTN: Ketika Restrukturisasi KPR Malah Jadi Masalah Baru

    Curhatan Salah Satu Debitur BTN: Ketika Restrukturisasi KPR Malah Jadi Masalah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tantangan Sektor Properti Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan Tol Bogor-Serpong (via Parung) Segera Dimulai, Pacu Pertumbuhan Ekonomi Koridor Barat Bogor

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bapak Real Estate Indonesia Itu Berpulang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengembang Jepang Ini Akan Garap Proyek Kota Mandiri di Pinggiran Jakarta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
PT Leksana Komunikasi Media

Redaksi, Komunikasi, Pemasaran dan Riset :
Email : redaksi@propertytimes.id redaksi.propertytimes@gmail.com marketing@propertytimes.id

MENU

  • Figure
  • Q&A
  • Brokerages
  • E-Magazine
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
  • About
  • Privacy Policy
  • Trademarks
  • Terms of Service

©2018 - 2026 Propertytimes.id

No Result
View All Result
  • Figure
  • Q&A
  • Brokerages
  • E-Magazine
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
  • About
  • Privacy Policy
  • Trademarks
  • Terms of Service

©2018 - 2026 Propertytimes.id