Property Times
  • Home
  • Headline
  • News
  • The Pavilion Sawangan
  • The Project
  • Building Material
  • Technology
  • Korporasi
  • Design Architecture
  • Travel & Leisure
  • Figure
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • News
  • The Pavilion Sawangan
  • The Project
  • Building Material
  • Technology
  • Korporasi
  • Design Architecture
  • Travel & Leisure
  • Figure
No Result
View All Result
Property Times
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • News
  • The Pavilion Sawangan
  • The Project
  • Building Material
  • Technology
  • Korporasi
  • Design Architecture
  • Travel & Leisure
  • Figure
Home Headline

Upaya Menggairahkan Kembali Bisnis Properti Melalui Turis Asing yang Bekerja dari Indonesia

Pemerintah ingin para Warga Negara Asing yang datang ke Indonesia tidak hanya berlibur, tetapi juga bekerja

Redaksi by Redaksi
August 13, 2020
in Headline, News
0
Upaya Menggairahkan Kembali Bisnis Properti Melalui Turis Asing yang Bekerja dari Indonesia
0
SHARES
6
VIEWS





 

Bali, Propertytimes. id -Rencana Pemerintah yang menginginkan para wisatawan mancanegara (wisman) datang ke Indonesia tidak hanya untuk berlibur, namun juga bekarja sebagai salah satu upaya mememulihkan ekonomi daerah pariwisata di tengah pandemi Covid-19 ditanggapi positif sejumlah pelaku usaha, khususnya di sektor properti.

Andy Candra, praktisi properti yang berdomisili di Bali menuturkan, apa yang direncanakan Pemerintah merupakan salah satu langkah positif guna memulihkan ekonomi di daerah pariwisata seperti Bali. “Kalau memang benar turis yang berkunjung ke Indonesia bisa mendapatkan visa kunjungan selama 12 bulan dan diijinkan Work From Home dari Indonesia, hal ini bisa dipastikan properti akan kembali bergairah karena mereka akan sewa banyak villa ataupun hotel secara long term,” ujar Andy.

Andy pun mengaku optimis, jika Pemerintah benar-benar menggenjot regulasi agar para wisman bisa bekerja sambil berlibur di Indonesia, hal ini akan membuat investor kelas menengah di indonesia akan tertarik lagi untuk membeli properti di Bali. Karena nantinya mereka bisa kembali menyewakan properti tersebut ke sejumlah karyawan yang sedang berlibur sekaligus bekerja jarak jauh seperti karyawan Google, Facebook, dan lainnya yg mau WFI atau Work From an Island, misalnya.

Di satu sisi, jika para turis tersebut bisa mendapatkan visa berkunjung secara long term, tentunya mereka akan lebih “ikhlas” untuk memenuhi berbagai syarat yang diwajibkan ketika masuk ke Indonesia dibanding short term, misalnya saja test covid-19, karena memang hal tersebut merupakan sebuah kewajiban saat ini.

 “Yang perlu dicatat, industri properti bisa selamatkan ekonomi Bali lebih cepat daripada pariwisata jika sektor ini bisa kembali bergairah seperti sedia kala,” ucap Andy, yang mengaku jika usulan tersebut sebenarnya telah sejak lama dijalankan para pelaku usaha properti di Bali dengan cara melakukan penjajakan bersama pemerintah daerah setempat.

Sebelumnya, dalam acara seminar yang digelar secara virtual dalam Rakerkornas Apindo, Kamis (13/8/2020), Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, Pemerintah ingin para Warga Negara Asing (WNA) yang datang ke Indonesia tidak hanya berlibur, tetapi juga bekerja. Hal ini dinilai bisa jadi salah satu upaya mememulihkan ekonomi daerah pariwisata di tengah pandemi Covid-19.

“Bule-bule yang ahli dalam bidang teknologi atau IT, mereka (bisa) work from Bali. Ini yang sedang kita pikirkan. Bukan sedang kita pikirkan, sudah kita dorong. Tinggal aturannya lagi sedang kita buat,” ujarnya, seperti dilansir dari laman portal kompas.com.

Meski begitu, Luhut mengaku, sampai saat ini belum dipastikan kapan rencana itu dijalankan. Sebab Pemerintah masih fokus kepada peningkatan wisatawan domestic yang diharapkan bisa membantu pemulihan sektor pariwisata Indonesia. Riz


Previous Post

Survey BI Menunjukkan Terjadinya Perlambatan Harga Residensial di Pasar Primer Sepanjang Kuartal II 2020

Next Post

Apartemen Sewa di Kuartal II 2020 Masih Anjlok

Next Post
Pasokan Kondominium Relatif Stagnan di Kuartal II 2020

Pasokan Kondominium Relatif Stagnan di Kuartal II 2020

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

  • Curhatan Salah Satu Debitur BTN: Ketika Restrukturisasi KPR Malah Jadi Masalah Baru

    Curhatan Salah Satu Debitur BTN: Ketika Restrukturisasi KPR Malah Jadi Masalah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tantangan Sektor Properti Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan Tol Bogor-Serpong (via Parung) Segera Dimulai, Pacu Pertumbuhan Ekonomi Koridor Barat Bogor

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bapak Real Estate Indonesia Itu Berpulang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengembang Jepang Ini Akan Garap Proyek Kota Mandiri di Pinggiran Jakarta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
PT Leksana Komunikasi Media

Redaksi, Komunikasi, Pemasaran dan Riset :
Email : redaksi@propertytimes.id redaksi.propertytimes@gmail.com marketing@propertytimes.id

MENU

  • Figure
  • Q&A
  • Brokerages
  • E-Magazine
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
  • About
  • Privacy Policy
  • Trademarks
  • Terms of Service

©2018 - 2026 Propertytimes.id

No Result
View All Result
  • Figure
  • Q&A
  • Brokerages
  • E-Magazine
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
  • About
  • Privacy Policy
  • Trademarks
  • Terms of Service

©2018 - 2026 Propertytimes.id