Jakarta, Propertytimes.id – Emiten properti PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) merombak susunan direksi dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan di Jakarta, Kamis (18/6/2026).
Dalam rapat tersebut, mantan Duta Besar Republik Indonesia untuk Belgia, Andri Hadi, resmi diangkat sebagai Presiden Direktur INPP yang baru menggantikan Anthony Prabowo Susilo. Anthony kini dirotasi untuk menduduki jabatan baru sebagai Presiden Komisaris perseroan. Perubahan nakhoda ini diharapkan dapat memperkuat langkah strategis perusahaan yang telah tiga dekade membangun portofolio properti di Indonesia.
BACA JUGA: 23 Semarang Shopping Center Soft Opening, INPP Targetkan Jadi Lifestyle Destination Paling Bergengsi

Selain pergeseran posisi puncak tersebut, RUPST juga mengonfirmasi pengunduran diri Patrick Santosa Rendradjaja dari jabatannya sebagai Direktur yang telah resmi diajukan pada akhir Mei 2026 lalu. Bersamaan dengan penyegaran manajemen tersebut, perseroan melaporkan pembalikan kinerja keuangan yang positif pada awal tahun dengan membukukan laba bersih sebesar Rp44 miliar pada kuartal pertama tahun 2026.
Capaian ini membalikkan kondisi kuartal pertama tahun 2025 yang sempat mencatat rugi bersih Rp133 miliar akibat faktor akuntansi non-recurring dan penyesuaian Dana Investasi Real Estat (DIRE). Pertumbuhan laba pada awal tahun 2026 ini murni didorong oleh kinerja operasional yang organik dan solid dari tiga lini bisnis utama, dengan total pendapatan yang terkerek naik menjadi Rp327 miliar. Porsi pendapatan tersebut ditopang oleh sektor hospitality sebesar Rp157 miliar (48 persen), sektor komersial Rp136 miliar (42 persen), dan penjualan properti sebesar Rp34 miliar (10 persen).





