Property Times
  • Home
  • Headline
  • News
  • The Pavilion Sawangan
  • The Project
  • Building Material
  • Technology
  • Korporasi
  • Design Architecture
  • Travel & Leisure
  • Figure
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • News
  • The Pavilion Sawangan
  • The Project
  • Building Material
  • Technology
  • Korporasi
  • Design Architecture
  • Travel & Leisure
  • Figure
No Result
View All Result
Property Times
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • News
  • The Pavilion Sawangan
  • The Project
  • Building Material
  • Technology
  • Korporasi
  • Design Architecture
  • Travel & Leisure
  • Figure
Home Bank Indonesia BI RATE

Industri Properti Indonesia Masuk “Survival Mode”

Redaksi by Redaksi
June 19, 2026
in BI RATE, Headline, News, Real Estate
0
Industri Properti Indonesia Masuk “Survival Mode”
0
SHARES
34
VIEWS

Jakarta, Propertytimes.id – Dinamika pasar properti di Jakarta dan sekitarnya pada kuartal kedua tahun 2026 menunjukkan sikap hati-hati oleh para pelaku usaha karena dibayangi oleh tantangan makroekonomi domestik. Selain itu, melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS yang direspons oleh Bank Indonesia dengan menaikkan suku bunga acuan atau BI-Rate menuntut para pelaku industri untuk melakukan adaptasi strategi secara cepat.

CEO PT Leads Property Services Indonesia, Hendra Hartono, mengatakan bahwa kondisi ekonomi dalam negeri saat ini menempatkan sektor properti Indonesia dalam status moda bertahan atau survival mode. “Situasi ini terjadi karena kenaikan suku bunga acuan secara tidak langsung berpotensi mengerek suku bunga kredit pemilikan rumah dan apartemen, serta meningkatkan beban biaya pinjaman korporasi bagi para pengembang yang sedang menjalankan proyek konstruksi sehingga berdampak pada daya  beli masyarakat menurun karena memilih wait and see,” ujar Hendra, dalam acara diskusi eksklusif bertajuk “Tren Kantor Masa Depan & Menyikapi Pelemahan Rupiah: Peluang dan Tantangan” di Halo Space, IDX Building, Jakarta, Kamis (18/6/2026).

Tak hanya itu, menurut Hendra, pelemahan mata uang juga memicu lonjakan biaya material bangunan impor dan komponen mekanikal-elektrikal, sehingga mempersempit margin keuntungan di tengah daya beli pasar yang cenderung menahan diri untuk melakukan investasi jangka panjang.

BACA JUGA: BI Rate Naik 25 bps Jadi 5,75%

Selain menekan pasar domestik, Hendra menambahkan bahwa ketidakpastian situasi ekonomi dalam negeri ini turut mengubah preferensi para investor global yang ingin masuk ke Indonesia. Menurut dia, saat ini banyak investor asing yang lebih memilih opsi menyewa dibandingkan dengan langsung membeli lahan atau aset properti.

Sebagai contoh, sejumlah pelaku usaha asing yang berencana hendak menanamkan modal di Indonesia untuk tahap awal lebih memilih menyewa hunian bagi ekspatriat mereka sembari memantau perkembangan kondisi makroekonomi nasional. “Kecenderungan yang sama juga terlihat di sektor logistik, di mana para pemodal asing lebih memprioritaskan opsi menyewa bangunan gudang siap pakai untuk kebutuhan jangka pendek daripada membeli lahan industri baru yang membutuhkan komitmen modal lebih besar,” pungkas Hendra.

Tags: bi rate naikHendra HartonoInvestasi Properti 2026investor asing sewa propertileads property indonesiamartin hutapeapasar properti jakartaproperti komersialrumah tapak tangerangsewa gudang industri
Previous Post

Rombak Jajaran Direksi, Eks Dubes RI untuk Belgia Andri Hadi Jabat Presiden Direktur INPP

Terpopuler

  • Curhatan Salah Satu Debitur BTN: Ketika Restrukturisasi KPR Malah Jadi Masalah Baru

    Curhatan Salah Satu Debitur BTN: Ketika Restrukturisasi KPR Malah Jadi Masalah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tatar Bungawari, Manifestasi Wellness dan Kematangan 25 Tahun Kota Baru Parahyangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan Tol Bogor-Serpong (via Parung) Segera Dimulai, Pacu Pertumbuhan Ekonomi Koridor Barat Bogor

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tantangan Sektor Properti Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bapak Real Estate Indonesia Itu Berpulang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
PT Leksana Komunikasi Media

Redaksi, Komunikasi, Pemasaran dan Riset :
Email : redaksi@propertytimes.id redaksi.propertytimes@gmail.com marketing@propertytimes.id

MENU

  • Figure
  • Q&A
  • Brokerages
  • E-Magazine
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
  • About
  • Privacy Policy
  • Trademarks
  • Terms of Service

©2018 - 2026 Propertytimes.id

No Result
View All Result
  • Figure
  • Q&A
  • Brokerages
  • E-Magazine
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
  • About
  • Privacy Policy
  • Trademarks
  • Terms of Service

©2018 - 2026 Propertytimes.id