London, Propertytimes.id – Perusahaan properti milik konglomerat Singapura Kwek Leng Beng, City Developments Limited (CDL), resmi mengakuisisi hotel Holiday Inn London, Kensington High Street yang berlokasi di pusat Kota London dengan nilai transaksi sebesar 280 juta pound sterling atau setara sekitar Rp6,07 triliun.
Dilansir dari laman portal e.vnexpress.net, awal Desember lalu, pembelian dilakukan melalui anak usaha CDL yaitu Copthorne Hotel Holdings. Hotel berstatus freehold ini memiliki total 706 kamar, dengan rata-rata harga pembelian sekitar 396.600 pound sterling per kamar. Properti tersebut berdiri di atas lahan seluas 6.356 meter persegi dan hanya berjarak sekitar dua menit berjalan kaki dari kawasan komersial Kensington High Street.
Lokasi hotel juga berdekatan dengan sejumlah landmark budaya utama London, seperti Hyde Park, Kensington Palace, dan Royal Albert Hall. Selain itu, pusat pameran Olympia London dapat dijangkau dalam waktu sekitar 15 menit berjalan kaki dari lokasi hotel.
BACA JUGA: Dubai, New York, dan Singapura Jadi Kota Terbaik Dunia bagi Kalangan Kaya Raya
Dari sisi kinerja operasional, tingkat hunian hotel tercatat melampaui 97 persen dalam sembilan bulan pertama 2025. Sementara itu, total pendapatan selama 12 bulan terakhir menembus 39 juta poundsterling. Dari akuisisi ini, CDL memperkirakan properti tersebut mampu menghasilkan imbal hasil berjalan atau running yield di atas 6 persen.
Executive Chairman CDL, Kwek Leng Beng, menyebut akuisisi tersebut sebagai peluang langka untuk mendapatkan properti freehold di kawasan utama pusat London. Menurutnya, kepemilikan aset freehold di lokasi tersebut sangat terbatas, terlebih lagi properti ini bersebelahan langsung dengan Copthorne Tara Hotel yang juga dimiliki CDL.
Dengan masuknya Holiday Inn London, Kensington High Street ke dalam portofolio, maka total kepemilikan hotel CDL di kawasan pusat London kini telah melampaui 3.000 kamar. Beberapa properti unggulan CDL di London antara lain The Biltmore Mayfair, Millennium Gloucester Hotel London, serta Copthorne Tara Hotel London Kensington.
Yang menarik, transaksi ini berlangsung di tengah strategi CDL untuk melepas sejumlah aset guna memperkuat posisi keuangan dan mengoptimalkan portofolio perusahaan. Sepanjang tahun ini, CDL telah menghimpun dana sekitar $1,9 miliar dolar Singapura dari hasil divestasi.
Sebelumnya, perusahaan juga menjual properti hunian multifamily berisi 250 unit di Sunnyvale, California, Amerika Serikat, senilai US$143,5 juta. Selain itu, CDL melepas Hotel Bespoke Osaka Shinsaibashi di Jepang kepada dana real estat yang dikelola Blackstone dengan nilai sekitar 14 miliar yen atau setara US$89,9 juta.
CDL juga diketahui tengah melakukan pembicaraan lanjutan dengan sejumlah calon pembeli terkait rencana divestasi Quayside Isle, satu-satunya pusat perbelanjaan di kawasan eksklusif Sentosa Cove, Singapura, yang sebelumnya ditawarkan dengan harga sekitar $111 juta dolar Singapura.
Sementara itu, Kwek Leng Beng dan keluarganya tercatat berada di peringkat kedua dalam daftar 50 orang terkaya di Singapura versi Forbes yang dirilis pada awal September lalu, dengan estimasi kekayaan bersih mencapai US$14,3 miliar.





