Bogor, Propertytimes.id – Sinar Mas Land memantapkan strategi ekspansi pasar hunian menengah atas di Kota Bogor melalui revitalisasi Rancamaya Golf Estate. Proyek seluas 500 hektare itu diposisikan sebagai kawasan resor premium yang menyasar kalangan urban sekaligus menawarkan prospek investasi jangka panjang.
Diketahui, pascaakuisisi PT Suryamas Dutamakmur Tbk pada Oktober 2024 lalu, Sinar Mas Land melakukan sejumlah pembaruan infrastruktur dan fasilitas, mulai dari pelebaran gerbang utama, penambahan penerangan boulevard, pembukaan area komersial, hingga rejuvenasi R Hotel dan Rancamaya Golf & Country Club. Langkah ini dibarengi peningkatan konektivitas, dengan lokasi hanya satu jam dari Jakarta melalui Exit Tol Ciawi serta akses ke Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) yang berjarak 200 meter dari gerbang utama.
Deputy Group CEO Strategic Development and Assets Sinar Mas Land, Herry Hendarta, mengatakan revitalisasi ini dilakukan untuk memaksimalkan nilai kawasan tanpa mengubah kontur alam dan vegetasi pohon yang telah berusia puluhan tahun. “Kami masih memiliki cadangan lahan 150 hektare. Rancamaya akan dikembangkan secara bertahap untuk hunian premium, area komersial, fasilitas gaya hidup, dan ruang hijau,” ujar Herry dalam keterangannya, Senin (11/8).
BACA JUGA: Gelar Public Expose Insidentil, Pengembang Rancamaya Ungkap Strategi dan Kondisi Terkini Perusahaan
Salah satu klaster yang sukses dipasarkan adalah Amadeus Signature yang diluncurkan pada September 2024, dengan harga Rp1,4 miliar–Rp2,6 miliar. Pada kuartal III – 2025, perusahaan juga berencana akan meluncurkan produk hunian baru bergaya classic modern untuk segmen menengah atas.
Sebagai informasi, Rancamaya mengusung konsep “Life at its Peak” yang menggabungkan keunggulan lokasi di ketinggian 430 mdpl dengan pemandangan Gunung Salak dan Gunung Gede Pangrango. Konsep ini menyasar konsumen usia 25–45 tahun yang, menurut survei Indonesia Property Watch, menjadi motor peningkatan permintaan hunian harga Rp1 miliar–Rp2 miliar sebesar 18% pada kuartal I/2025.
Adapun, fasilitas penunjang seperti lapangan golf internasional 18 hole rancangan Ted Robinson, sport club, sekolah internasional HighScope Indonesia, hotel bintang empat, dan area komersial memberi nilai tambah bagi investor maupun end-user. Dengan posisi Bogor sebagai pasar hunian alternatif bagi pekerja Jakarta, pengembangan Rancamaya dipandang berpotensi menguatkan capital gain sekaligus yield sewa dalam jangka menengah hingga panjang.





