Property Times
  • Home
  • Headline
  • News
  • The Pavilion Sawangan
  • The Project
  • Building Material
  • Technology
  • Korporasi
  • Design Architecture
  • Travel & Leisure
  • Figure
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • News
  • The Pavilion Sawangan
  • The Project
  • Building Material
  • Technology
  • Korporasi
  • Design Architecture
  • Travel & Leisure
  • Figure
No Result
View All Result
Property Times
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • News
  • The Pavilion Sawangan
  • The Project
  • Building Material
  • Technology
  • Korporasi
  • Design Architecture
  • Travel & Leisure
  • Figure
Home Bank Indonesia

Rasio Kredit Macet Properti Mulai Membayangi Perbankan

Redaksi by Redaksi
March 2, 2026
in Bank Indonesia, Ekonomi Makro, Headline, News, Pembiayaan Perumahan
0

Ilustrasi pembangunan di properti

0
SHARES
91
VIEWS

Jakarta, Propertytimes.id – Sektor properti dan penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) menghadapi tantangan cukup berat di penghujung tahun 2025. Berdasarkan laporan Kajian Stabilitas Keuangan (KSK) terbaru yang dirilis Bank Indonesia (BI), pertumbuhan kredit konsumsi di segmen rumah tangga tercatat mengalami perlambatan, yang sebagian besar dipicu oleh penurunan kinerja pada segmen KPR.

Hingga Desember 2025, kredit konsumsi secara keseluruhan hanya tumbuh sebesar 6,73% (yoy), turun signifikan dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang mampu menyentuh angka 10,46%. Bank Indonesia mencatat bahwa tertahannya daya beli masyarakat, khususnya di kelas menengah ke bawah, menjadi faktor utama yang mengerem laju permintaan hunian.

Kondisi ini diperumit dengan sikap perbankan yang semakin selektif dalam menyalurkan pembiayaan. Adanya ketidakseimbangan antara penawaran dan permintaan di pasar kredit atau market imperfection membuat bank lebih berhati-hati. Pihak perbankan cenderung memperketat persyaratan kredit (lending requirement) guna memitigasi risiko kredit yang mulai merangkak naik di segmen konsumsi.

BACA JUGA: Bank Indonesia Pertahankan BI-Rate di Level 4,75 Persen

Data menunjukkan bahwa rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) pada segmen KPR mencapai 3,11% pada Desember 2025. Angka ini merupakan yang tertinggi jika dibandingkan dengan jenis kredit konsumsi lainnya seperti Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) maupun Kredit Multiguna (KMG). Kenaikan risiko ini terutama terlihat pada segmen KPR nonsubsidi, yang terdampak oleh tingkat suku bunga yang masih relatif tinggi di tengah pertumbuhan pendapatan rumah tangga yang terbatas.

Meski demikian, sektor properti masih mendapatkan angin segar dari berbagai kebijakan stimulus. Program insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) terbukti masih mampu menyokong pertumbuhan kredit UMKM di sektor real estat. Selain itu, Bank Indonesia terus mempertahankan kebijakan makroprudensial yang akomodatif melalui pelonggaran rasio Loan to Value (LTV) dan Financing to Value (FTV) untuk kredit properti.

Guna mendorong pemulihan di tahun 2026, Bank Indonesia kembali memperkuat Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM). Sektor konstruksi, real estat, dan perumahan tetap menjadi salah satu fokus utama dalam penyaluran insentif ini. Langkah ini diharapkan dapat menstimulasi perbankan untuk lebih aktif menyalurkan kredit ke sektor riil sehingga target pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dapat tercapai.

 

Tags: Bank IndonesiaEkonomi IndonesiaKajian Stabilitas KeuanganKPR 2026Kredit Macet PropertiNPL KPRRisiko Perbankan
Previous Post

Pemerintah Resmi Perpanjang Tenor Rumah Subsidi Jadi 30 Tahun

Next Post

Hemat Listrik, Alasan Perusahaan di Jakarta Ramai-ramai Beralih ke Gedung Hijau

Next Post
Kantor Non-CBD Jakarta Selatan Jadi Incaran, Okupansi Tembus 76,7 Persen

Hemat Listrik, Alasan Perusahaan di Jakarta Ramai-ramai Beralih ke Gedung Hijau

Terpopuler

  • Curhatan Salah Satu Debitur BTN: Ketika Restrukturisasi KPR Malah Jadi Masalah Baru

    Curhatan Salah Satu Debitur BTN: Ketika Restrukturisasi KPR Malah Jadi Masalah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tatar Bungawari, Manifestasi Wellness dan Kematangan 25 Tahun Kota Baru Parahyangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tantangan Sektor Properti Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan Tol Bogor-Serpong (via Parung) Segera Dimulai, Pacu Pertumbuhan Ekonomi Koridor Barat Bogor

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bapak Real Estate Indonesia Itu Berpulang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
PT Leksana Komunikasi Media

Redaksi, Komunikasi, Pemasaran dan Riset :
Email : redaksi@propertytimes.id redaksi.propertytimes@gmail.com marketing@propertytimes.id

MENU

  • Figure
  • Q&A
  • Brokerages
  • E-Magazine
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
  • About
  • Privacy Policy
  • Trademarks
  • Terms of Service

©2018 - 2026 Propertytimes.id

No Result
View All Result
  • Figure
  • Q&A
  • Brokerages
  • E-Magazine
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
  • About
  • Privacy Policy
  • Trademarks
  • Terms of Service

©2018 - 2026 Propertytimes.id