Jakarta, Propertytimes.id – Pengembang kawasan PIK2, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) mengumumkan rencana aksi korporasi besar-besaran melalui Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu III (PMHMETD III). Melalui aksi ini, PANI berencana menerbitkan hingga 1,21 miliar saham baru dengan nilai nominal Rp100 per saham.
Sebagai informasi, harga penutupan saham PANI pada perdagangan terakhir (2/9) tercatat di angka Rp15.875 per saham. Jika diasumsikan harga pelaksanaan sama dengan harga penutupan, PANI berpotensi meraih dana segar sekitar Rp19,2 triliun. Perhitungan ini bersifat indikatif, dan nilai riilnya akan bergantung pada penetapan harga pelaksanaan di kemudian hari serta partisipasi pemegang saham.
Dilansir dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, Selasa (2/9), rencana rights issue ini akan diajukan untuk persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang akan digelar pada 9 Oktober 2025. Direksi PANI menjelaskan bahwa dana yang dihimpun akan digunakan untuk meningkatkan kepemilikan saham di anak usaha, PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (BKS), serta untuk penyertaan modal di tiga anak perusahaan lainnya.
Langkah ini bertujuan untuk memperkuat struktur permodalan, meningkatkan aset, dan mendukung ekspansi bisnis jangka panjang. Meskipun ada potensi dilusi bagi pemegang saham yang tidak berpartisipasi, perusahaan yakin penguatan fundamental akan memberikan manfaat jangka panjang. Adapun, jadwal penting yang telah ditetapkan termasuk tanggal pencatatan pemegang saham (recording date) pada 16 September 2025 dan pengumuman hasil RUPSLB pada 13 Oktober 2025.





