Sawangan, Propertytimes.id – Pengembang properti PT HK Realtindo (HKR), anak usaha PT Hutama Karya (Persero), mempertegas langkah bisnisnya di koridor selatan Jakarta dengan meluncurkan New Cluster Cemara di kawasan perumahan H City Sawangan, Depok, Sabtu (25/4/2026) . Proyek perumahan yang dikembangkan di atas lahan seluas 17.851 meter persegi ini secara spesifik menyasar para pekerja dan pasangan muda yang beraktivitas di koridor bisnis Jakarta Selatan.
Direktur Utama HKR Ekwan Hadyanto menjelaskan bahwa pengembangan klaster ini merupakan respon perusahaan terhadap dinamika pola kerja hybrid yang meningkatkan minat masyarakat terhadap perumahan di wilayah penyangga.
BACA JUGA: Koridor Sawangan & Parung: Berlian Tersembunyi di Jakarta Selatan
Terlebih, kawasan Sawangan dinilai memiliki daya tarik kuat karena lingkungan yang masih asri namun tetap didukung aksesibilitas mumpuni melalui Tol JORR 2, baik melalui gerbang Tol Pamulang maupun Sawangan. “Kami melihat masa depan hunian bukan lagi sekedar tempat tinggal, melainkan pusat kehidupan yang memadukan produktivitas, kesehatan, dan konektivitas,” ujar Ekwan dalam keterangannya, Sabtu (25/4).

Maklum, New Cluster Cemara mengusung konsep rumah kompak modern. Arsitektur bangunan dirancang untuk mengoptimalkan pencahayaan alami dan sirkulasi udara guna menekan suhu panas di dalam ruangan, selaras dengan tren perumahan yang ramah lingkungan. HKR merencanakan total pembangunan sebanyak 85 unit, dimana peluncuran tahap perdana sebanyak 31 unit yang terdiri dari tipe 38/60 satu lantai dan tipe 60/60 dua lantai.
Ekwan menambahkan, kawasan hunian H City Sawangan memiliki berbagai keunggulan, di antaranya dilengkapi berbagai fasilitas penunjang seperti clubhouse, kolam renang, pusat kebugaran, hingga sarana ibadah masjid yang dapat dijangkau dengan berjalan kaki. Selain itu, lokasinya yang berada di jalur utama penghubung Jakarta dan Bogor memungkinkan penghuni menjangkau pusat dunia serta fasilitas kesehatan dalam waktu kurang dari 10 menit, serta akses tol dalam 20 menit.
Untuk menarik minat pasar, unit di klaster ini ditawarkan dengan harga mulai dari Rp700 jutaan. Perusahaan juga menyediakan berbagai stimulus berupa insentif pajak pertambahan nilai (PPN) ditanggung pemerintah, subsidi uang muka, serta subsidi biaya akad kredit dan legalitas sesuai ketentuan yang berlaku. Ekwan optimistis bahwa sektor residensial tapak akan terus menjadi motor penggerak utama pertumbuhan industri properti nasional di masa depan.





