Property Times
  • Home
  • Headline
  • News
  • The Pavilion Sawangan
  • The Project
  • Building Material
  • Technology
  • Korporasi
  • Design Architecture
  • Travel & Leisure
  • Figure
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • News
  • The Pavilion Sawangan
  • The Project
  • Building Material
  • Technology
  • Korporasi
  • Design Architecture
  • Travel & Leisure
  • Figure
No Result
View All Result
Property Times
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • News
  • The Pavilion Sawangan
  • The Project
  • Building Material
  • Technology
  • Korporasi
  • Design Architecture
  • Travel & Leisure
  • Figure
Home Commercial

Colliers Indonesia: Pasar Ritel Jakarta Fokus pada Renovasi, Mal Baru Masih Terbatas

Redaksi by Redaksi
November 7, 2025
in Commercial, Headline, Lifestyle, News, Real Estate, Retail
0
Colliers Indonesia: Pasar Ritel Jakarta Fokus pada Renovasi, Mal Baru Masih Terbatas

Ilustrasi Retail

0
SHARES
39
VIEWS

Jakarta, Propertytimes.id – Laporan terbaru Colliers Indonesia untuk Kuartal III 2025 mengungkapkan bahwa pengembang ritel di Jakarta dan sekitarnya (Jabodetabek) kini lebih memfokuskan strategi pada peningkatan kualitas dan renovasi mal yang telah ada, alih-alih membangun pusat perbelanjaan baru. Tren ini dipicu oleh dinamika permintaan dan evolusi perilaku konsumen.

Sepanjang kuartal tersebut, tidak ada penyelesaian proyek mal baru di Jakarta, sehingga total pasokan ruang ritel tetap bertahan di angka 4,9 juta meter persegi. Sementara di wilayah Greater Jakarta, pasokan juga stagnan di sekitar 3,2 juta meter persegi.

Senior Associate Director Research Colliers Indonesia, Ferry Salanto menyatakan, “Ke depan, tidak ada mal skala besar baru yang direncanakan di Jakarta. Fokus beralih ke refurbish, renovasi, dan repositioning properti yang ada,” ujar Ferry dalam laporannya, awal November lalu.

Proyeksi Colliers menunjukkan, permintaan ruang ritel tahunan diperkirakan sedikit menurun hingga akhir 2025, sebelum kembali tumbuh rata-rata 3% per tahun pada periode 2025–2028. Di sisi lain, pasokan kumulatif diproyeksikan tumbuh hingga 2% per tahun, dengan tambahan signifikan sekitar 80.000 m² yang akan masuk pada 2026.

Tingkat hunian rata-rata secara keseluruhan tercatat sekitar 74% di Jakarta dan 69% di Greater Jakarta. Mal segmen Premium dan Middle-Upper masih unggul dengan tingkat hunian mendekati 90%, berkat basis tenant yang kuat dan daya tarik bagi pembeli kalangan menengah atas. Sementara mal kelas menengah ke bawah masih bergulat dengan tingkat hunian rata-rata sekitar 60%.

BACA JUGA: Colliers Indonesia: Due Diligence Teknis Jadi Kunci Sukses Investasi Data Center di Jakarta

Sebagai strategi adaptasi, banyak pengembang melakukan penyesuaian bauran tenant. Sejumlah anchor tenant seperti Matahari Department Store di Blok M Plaza dan SEIBU di Pondok Indah Mall mengecilkan luas operasinya untuk diisi oleh merek-merek baru seperti SUKO, zes, dan Sephora. Langkah ini dinilai efektif untuk menyegarkan tenant mix dan meningkatkan traffic pengunjung. “Subdividing ruang anchor tenant menjadi multiple lifestyle dan specialty tenant telah terbukti sebagai strategi adaptasi yang efektif,” tambah laporan Colliers.

Rata-rata tarif sewa di Jakarta pada Kuartal III 2025 mencapai sekitar Rp570.000 per meter persegi per bulan, atau naik 1% secara tahunan. Sementara di Greater Jakarta, rata-ratanya mendekati Rp390.000. Biaya layanan tetap stabil di kisaran Rp160.000 untuk Jakarta dan Rp130.000 untuk Greater Jakarta.

Ke depan, minat retailer asal Asia, khususnya China, untuk masuk pasar ritel Jakarta masih tinggi. Para pemilik mal dituntut untuk dapat menyusun strategi keseimbangan tenant dan zoning agar kehadiran pendatang baru dapat melengkapi tenant existing tanpa menimbulkan kejenuhan pasar.

Hanya ada beberapa proyek baru yang sedang dibangun, seperti K Mall at Menara Jakarta dan Lippo Mall East Side di Jakarta, serta Summarecon Mall Bekasi fase 2 dan Living World PIK 2 di Greater Jakarta, yang dijadwalkan rampung antara 2025 hingga 2028.

Tags: ColliersJabodetabekjakartakuartal III 2025Pasar RitelProyek Konstruksirenovasi malRetailer Internasional.Sewa RitelTenant Mixtingkat hunian
Previous Post

Harga Properti Residensial Tumbuh Melambat pada Triwulan III 2025

Next Post

Biaya Konstruksi Data Centre di Jakarta Lebih Murah dari Singapura dan Tokyo

Next Post
Industri Pusat Data Indonesia Terus Melesat, Investasi Diproyeksi Tembus Rp 60,6 Triliun pada 2030

Biaya Konstruksi Data Centre di Jakarta Lebih Murah dari Singapura dan Tokyo

Terpopuler

  • Curhatan Salah Satu Debitur BTN: Ketika Restrukturisasi KPR Malah Jadi Masalah Baru

    Curhatan Salah Satu Debitur BTN: Ketika Restrukturisasi KPR Malah Jadi Masalah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tantangan Sektor Properti Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan Tol Bogor-Serpong (via Parung) Segera Dimulai, Pacu Pertumbuhan Ekonomi Koridor Barat Bogor

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tatar Bungawari, Manifestasi Wellness dan Kematangan 25 Tahun Kota Baru Parahyangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bapak Real Estate Indonesia Itu Berpulang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
PT Leksana Komunikasi Media

Redaksi, Komunikasi, Pemasaran dan Riset :
Email : redaksi@propertytimes.id redaksi.propertytimes@gmail.com marketing@propertytimes.id

MENU

  • Figure
  • Q&A
  • Brokerages
  • E-Magazine
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
  • About
  • Privacy Policy
  • Trademarks
  • Terms of Service

©2018 - 2026 Propertytimes.id

No Result
View All Result
  • Figure
  • Q&A
  • Brokerages
  • E-Magazine
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
  • About
  • Privacy Policy
  • Trademarks
  • Terms of Service

©2018 - 2026 Propertytimes.id