Property Times
  • Home
  • Headline
  • News
  • The Pavilion Sawangan
  • The Project
  • Building Material
  • Technology
  • Korporasi
  • Design Architecture
  • Travel & Leisure
  • Figure
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • News
  • The Pavilion Sawangan
  • The Project
  • Building Material
  • Technology
  • Korporasi
  • Design Architecture
  • Travel & Leisure
  • Figure
No Result
View All Result
Property Times
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • News
  • The Pavilion Sawangan
  • The Project
  • Building Material
  • Technology
  • Korporasi
  • Design Architecture
  • Travel & Leisure
  • Figure
Home Commercial

Tren Baru Perkantoran di Luar CBD Jakarta, Sewa Stabil Namun Tingkat Hunian Menurun

Redaksi by Redaksi
July 30, 2025
in Commercial, Headline, News, Office, Outlook
0
Tren Baru Perkantoran di Luar CBD Jakarta, Sewa Stabil Namun Tingkat Hunian Menurun

Artist impression Menara Jakarta Office Tower. Foto: asri.co.id

0
SHARES
39
VIEWS

Jakarta, Propertytimes.id – Pasar perkantoran di luar Kawasan Pusat Bisnis Jakarta (OCBD) menunjukkan geliat pemulihan sepanjang kuartal II 2025. Setelah mengalami kelesuan pada kuartal sebelumnya, sektor ini berhasil mencatat serapan bersih (net absorption) sebesar 11.643 meter persegi. Demikian laporan terbaru bertajuk Jakarta Office Market Insight Q2 2025, untuk segmen OCBD yang dilansir dari Leads Property Service Indonesia.

Menurut Leads, pemulihan ini sebagian besar didorong oleh aktivitas di Jakarta Barat, yang mulai menarik perpindahan penyewa dari luar kota. Sementara tren konsolidasi dan “flight-to-quality”, yakni kecenderungan perusahaan memilih gedung berkualitas lebih baik saat ini masih terus berlangsung sehingga permintaan terhadap ruang kerja tetap fokus pada efisiensi dan lokasi strategis.

Meski begitu, peningkatan pasokan baru, termasuk selesainya Menara Jakarta di pusat kota, memberi tekanan tersendiri. Akibatnya, tingkat hunian OCBD menurun tipis menjadi 76,1%, turun 0,6 poin persentase dari kuartal sebelumnya. Kesenjangan antara penyerapan dan suplai baru ini mengindikasikan bahwa pasar masih perlu waktu untuk menstabilkan diri.

BACA JUGA: Leads Property: Stabilitas Harga Tak Cukup Dongkrak Permintaan Apartemen Sewa di Jakarta

“Menariknya, pasokan baru yang masuk belum sepenuhnya berhasil mengamankan penyewa pra-komitmen. Ini mencerminkan tantangan tersendiri dalam menarik penyewa di tengah persaingan lokasi dan kualitas,” ujar Martin Samuel Hutapea, Associate Director Research and Consultancy Leads Property Services Indonesia dalam keterangannya, Senin (28/7) lalu.

Pun begitu dari sisi harga. Martin menyebutkan jika para pemilik gedung tampaknya lebih memilih strategi bertahan. “Tarif sewa rata-rata OCBD masih stabil di angka Rp239.800 per meter persegi per bulan, atau setara dengan USD 14,5, angka yang relatif kompetitif dibanding CBD. Adapun, harga jual ruang perkantoran strata-title juga mengalami sedikit koreksi menjadi Rp31,5 juta per meter persegi (USD 1.908),” pungkasnya.

Dalam konteks yang lebih luas, OCBD tetap menjadi pilihan rasional bagi perusahaan yang mengincar kombinasi harga, fleksibilitas ruang, dan aksesibilitas transportasi. Dimana, kawasan Jakarta Selatan masih menjadi penguasa pasar dengan porsi 44% dari total pasokan OCBD.

Leads Property memproyeksikan bahwa meski tren hybrid working masih akan membatasi ekspansi ruang besar, namun permintaan akan ruang kantor dengan fasilitas premium dan konektivitas tinggi masih akan terus tumbuh, terutama di lokasi-lokasi yang terhubung dengan jaringan MRT dan LRT.

“Pasar perkantoran OCBD tampaknya memasuki fase konsolidasi, di mana para pemain harus cermat membaca arah permintaan, memperkuat daya tarik bangunan, dan beradaptasi dengan ekspektasi baru penyewa yang semakin selektif,” saran Martin.

 

Tags: flight-to-qualityharga sewa kantorhybrid workingJakarta Baratleads propertyMenara Jakartanet absorptionOCBD Jakartapasar perkantoranproperti komersialsewa kantorstrata office
Previous Post

Pendapatan Naik Tipis, Pengembang Pondok Indah Catat Laba Bersih Rp480 Miliar

Next Post

Metropolitan Land Bukukan Laba Bersih Rp241 Miliar di Semester I-2025

Next Post
Tumbuh 12,37%, Metland Bukukan Laba Bersih Rp469 Miliar di 2024

Metropolitan Land Bukukan Laba Bersih Rp241 Miliar di Semester I-2025

Terpopuler

  • Curhatan Salah Satu Debitur BTN: Ketika Restrukturisasi KPR Malah Jadi Masalah Baru

    Curhatan Salah Satu Debitur BTN: Ketika Restrukturisasi KPR Malah Jadi Masalah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tatar Bungawari, Manifestasi Wellness dan Kematangan 25 Tahun Kota Baru Parahyangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tantangan Sektor Properti Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan Tol Bogor-Serpong (via Parung) Segera Dimulai, Pacu Pertumbuhan Ekonomi Koridor Barat Bogor

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bapak Real Estate Indonesia Itu Berpulang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
PT Leksana Komunikasi Media

Redaksi, Komunikasi, Pemasaran dan Riset :
Email : redaksi@propertytimes.id redaksi.propertytimes@gmail.com marketing@propertytimes.id

MENU

  • Figure
  • Q&A
  • Brokerages
  • E-Magazine
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
  • About
  • Privacy Policy
  • Trademarks
  • Terms of Service

©2018 - 2026 Propertytimes.id

No Result
View All Result
  • Figure
  • Q&A
  • Brokerages
  • E-Magazine
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
  • About
  • Privacy Policy
  • Trademarks
  • Terms of Service

©2018 - 2026 Propertytimes.id