Bogor, Propertytimes.id – Pengembang PT Sentul City Tbk (BKSL) mencatatkan kinerja keuangan positif sepanjang kuartal III-2025. Berdasarkan laporan keuangan terbaru, perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp836,97 miliar, atau tumbuh 96,28 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Seiring peningkatan pendapatan tersebut, laba bersih BKSL juga melonjak 186,22 persen secara tahunan menjadi Rp74,15 miliar.
Dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, Senin (27/10), manajemen BKSL menjelaskan bahwa lonjakan kinerja tersebut terutama didorong oleh peningkatan serah terima unit serta meningkatnya kepercayaan pasar terhadap proyek-proyek perseroan. Penjualan lahan siap bangun, rumah hunian, ruko, dan apartemen menjadi motor utama pertumbuhan dengan nilai mencapai Rp648,72 miliar, naik 183,85 persen dibandingkan tahun lalu.
BACA JUGA: Kolaborasi Bank INA dan Sentul City Hasilkan Layanan KPR Properti Sekunder
Segmen hotel, restoran, dan taman hiburan turut memberikan kontribusi positif senilai Rp135,85 miliar, sedangkan segmen pengelolaan kota menyumbang Rp52,41 miliar. Kombinasi dari ketiga segmen tersebut mencerminkan upaya perusahaan dalam menjaga diversifikasi sumber pendapatan serta memperkuat fondasi bisnis yang berkelanjutan.
Kinerja positif juga terlihat dari permintaan di berbagai proyek hunian Sentul City. Beberapa klaster seperti Spring Valley Extension, Centronia Residence, Spring Residence, Spring Garden, hingga Saffron Noble Apartment masih menunjukkan tingkat penyerapan yang baik.
Ke depan, manajemen menyatakan akan berkomitmen menjaga momentum pertumbuhan dengan menghadirkan proyek-proyek baru yang sesuai kebutuhan pasar. Perseroan juga berencana meluncurkan dua proyek baru pada 2026, yaitu Spring Hill dan Spring Garden Tahap 2, serta area ruko komersial yang diharapkan dapat memperluas pilihan hunian dan investasi bagi konsumen.





