Jakarta, Propertytimes.id – Pemerintah secara resmi menyerahkan kunci Rumah Susun (Rusun) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, dan Polri yang berlokasi di kawasan bekas Wisma Atlet, Pademangan. Prosesi serah terima kunci dilaksanakan pada Rabu (29/10/2025).
Agenda tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro dan Sekretaris Jenderal Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Didyk Choiroel. Dalam kesempatan itu, Juri Ardiantoro menegaskan komitmen pemerintah dalam pemerataan hunian layak.
“Seluruh warga negara Indonesia harus memiliki hunian yang layak. Program 3 Juta Rumah adalah program strategis yang harus kita dukung bersama,” ujar Juri, seperti dilansir dari laman resmi Kementerian PKP, Kamis (30/10).

Sekjen Kementerian PKP, Didyk Choiroel, memaparkan perkembangan ketersediaan unit. Saat ini, tiga tower di Blok C-2 Pademangan telah siap huni. Sementara itu, enam tower di Blok D-10 Kemayoran masih menjalani proses revitalisasi dan ditargetkan tuntas pada Desember 2025. Choiroel juga mengungkapkan alokasi khusus untuk masyarakat berpenghasilan rendah. “Dalam rencana pemanfaatannya nanti, Tower 6 di Blok D-10 akan dialokasikan bagi MBR dengan kapasitas 650 unit hunian,” jelasnya.
BACA JUGA: Menteri Ara: Rumah Subsidi di Perkotaan akan Berbentuk Rusun
Penempatan penghuni di Blok C-2 telah dimulai secara bertahap sejak 17 Oktober 2025. Langkah ini merupakan upaya pemerintah untuk mengoptimalkan aset negara dan memberikan manfaat langsung bagi para ASN, TNI, dan Polri.
Diketahui, kawasan Wisma Atlet sebelumnya sempat beralih fungsi menjadi Rumah Sakit Darurat COVID-19 dari tahun 2020 hingga 2022. Setelah pandemi berakhir, pemerintah melakukan proses pemulihan dan revitalisasi bertahap sejak 2024 untuk mengembalikan fungsi kawasan tersebut. Secara keseluruhan, Blok C-2 terdiri dari tiga tower dengan total 1.932 unit, sedangkan Blok D-10 memiliki tujuh tower yang mencakup 4.608 unit hunian.





