Property Times
  • Home
  • Headline
  • News
  • The Pavilion Sawangan
  • The Project
  • Building Material
  • Technology
  • Korporasi
  • Design Architecture
  • Travel & Leisure
  • Figure
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • News
  • The Pavilion Sawangan
  • The Project
  • Building Material
  • Technology
  • Korporasi
  • Design Architecture
  • Travel & Leisure
  • Figure
No Result
View All Result
Property Times
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • News
  • The Pavilion Sawangan
  • The Project
  • Building Material
  • Technology
  • Korporasi
  • Design Architecture
  • Travel & Leisure
  • Figure
Home News

Penurunan Pasar Perumahan di Tiongkok Terus Berlanjut di Januari 2025

Survei terhadap 100 kota teratas di negara itu menunjukkan bahwa harga rata-rata per meter persegi untuk rumah yang sudah ada turun lebih dari 7% dibandingkan dengan Januari tahun lalu

Redaksi by Redaksi
February 3, 2025
in News, Trend, World
0
Penurunan Pasar Perumahan di Tiongkok Terus Berlanjut di Januari 2025

Seorang pekerja berjalan melewati kompleks perumahan yang sedang dibangun oleh pengembang properti Tiongkok Evergrande di Wuhan, provinsi Hubei tengah Tiongkok, pada tanggal 28 September 2023. Kelemahan yang terus-menerus di sektor properti mendorong kekhawatiran terhadap prospek pertumbuhan negara tersebut. Foto: AFP

0
SHARES
46
VIEWS

Tiongkok, Propertytimes.id – Kabar tak menggembirakan datang dari sektor properti Tiongkok di awal tahun 2025. Data terbaru menunjukkan bahwa penurunan pasar perumahan di negara tersebut masih terus berlanjut hingga bulan Januari.

Menurut data dari China Index Academy, harga rata-rata per meter persegi untuk properti residensial di Tiongkok mengalami penurunan lebih dari 7% pada bulan Januari dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Tak hanya itu, nilai penjualan properti oleh 100 pengembang real estat teratas di Tiongkok juga mengalami penurunan yang signifikan, mencapai hampir 17% di bulan Januari.

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran akan prospek pasar perumahan Tiongkok di tahun 2025. Lembaga pemeringkat Fitch Ratings bahkan memproyeksikan bahwa krisis properti di Tiongkok akan terus berlanjut hingga sepanjang tahun 2025. Mereka memperkirakan bahwa harga rumah baru di Tiongkok akan turun 5% lagi tahun ini.

Survei terhadap 100 kota teratas di negara itu menunjukkan bahwa harga rata-rata per meter persegi untuk rumah yang sudah ada turun lebih dari 7% dibandingkan dengan Januari tahun lalu. Sementara itu, Reuters melaporkan bahwa penjualan oleh 100 pengembang real estat terkemuka di negara itu merosot hampir 17% dari tahun ke tahun, yang mencerminkan penurunan pasar yang terus-menerus.

Beberapa faktor diduga menjadi penyebab penurunan pasar perumahan di Tiongkok. Pertama, pemerintah Tiongkok telah mengambil langkah-langkah untuk mendinginkan pasar properti yang sebelumnya terlalu panas. Kebijakan-kebijakan seperti pembatasan pembelian rumah dan peningkatan suku bunga KPR telah berdampak pada permintaan rumah.

Selain itu, masalah keuangan yang dihadapi oleh beberapa pengembang properti besar di Tiongkok juga turut memperburuk situasi. Kasus gagal bayar utang oleh Evergrande, salah satu pengembang properti terbesar di Tiongkok, telah mengguncang kepercayaan pasar dan memicu kekhawatiran akan stabilitas sektor properti secara keseluruhan.

Pemerintah Tiongkok sendiri telah berupaya untuk menstabilkan pasar perumahan. Diantaranya, dengan melonggarkan beberapa kebijakan properti dan memberikan dukungan finansial kepada pengembang yang kesulitan. Namun, efektivitas dari upaya-upaya ini masih perlu dilihat lebih lanjut.

Para analis properti menilai, penurunan pasar perumahan di Tiongkok yang terus berlanjut hingga Januari 2025 menjadi sinyal bahwa krisis properti di negara tersebut masih belum berakhir. Prospek pasar perumahan Tiongkok di tahun 2025 masih belum jelas, dan diperlukan upaya yang lebih serius dari pemerintah dan pelaku industri untuk mengatasi masalah ini.

Tags: chinaevergrandeoutlook 2025Propertitiongkok
Previous Post

Trend Ukuran Kondominium yang Terus Menyusut di Singapura

Next Post

Bertemu Dubes, Magnum Estate Kolaborasi Ajak Pengusaha Swiss Berinvestasi di Indonesia

Next Post
Bertemu Dubes, Magnum Estate Kolaborasi Ajak Pengusaha Swiss Berinvestasi di Indonesia

Bertemu Dubes, Magnum Estate Kolaborasi Ajak Pengusaha Swiss Berinvestasi di Indonesia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

  • Curhatan Salah Satu Debitur BTN: Ketika Restrukturisasi KPR Malah Jadi Masalah Baru

    Curhatan Salah Satu Debitur BTN: Ketika Restrukturisasi KPR Malah Jadi Masalah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tantangan Sektor Properti Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan Tol Bogor-Serpong (via Parung) Segera Dimulai, Pacu Pertumbuhan Ekonomi Koridor Barat Bogor

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bapak Real Estate Indonesia Itu Berpulang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengembang Jepang Ini Akan Garap Proyek Kota Mandiri di Pinggiran Jakarta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
PT Leksana Komunikasi Media

Redaksi, Komunikasi, Pemasaran dan Riset :
Email : redaksi@propertytimes.id redaksi.propertytimes@gmail.com marketing@propertytimes.id

MENU

  • Figure
  • Q&A
  • Brokerages
  • E-Magazine
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
  • About
  • Privacy Policy
  • Trademarks
  • Terms of Service

©2018 - 2026 Propertytimes.id

No Result
View All Result
  • Figure
  • Q&A
  • Brokerages
  • E-Magazine
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
  • About
  • Privacy Policy
  • Trademarks
  • Terms of Service

©2018 - 2026 Propertytimes.id