Jakarta, Propertytimes.id – Pengembang kawasan PIK2, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk, emiten properti dengan kode saham PANI, mengumumkan rencana penyelenggaraan Public Expose Live pada bulan September 2025. Pengumuman tersebut disampaikan melalui keterbukaan informasi yang dipublikasikan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (3/9).
Public Expose tersebut rencananya akan menjadi platform bagi manajemen untuk menyampaikan capaian kinerja, progress pengembangan mega-proyek PIK2, serta strategi pertumbuhan perusahaan ke depan kepada para investor, analis, dan pemangku kepentingan.
Berdasarkan informasi yang terpublikasi, PANI yang didukung oleh Agung Sedayu Group dan Salim Group ini telah mengalami transformasi bisnis signifikan sejak akuisisi pada tahun 2021. Perusahaan kini menguasai cadangan lahan seluas 1.823 hektar yang terkonsentrasi di kawasan PIK2, Tangerang.
BACA JUGA: PANI Bidik Pra-Penjualan Rp5,3 Triliun di 2025, Andalkan PIK 2 dan Akses Tol KATARAJA
Selain itu, perusahaan juga disebutkan sedang dalam proses meningkatkan kepemilikan saham secara bertahap pada PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK), anak usahanya yang telah tercatat di BEI. Langkah ini menunjukkan konsolidasi dan integrasi bisnis yang dilakukan PANI untuk memperkuat struktur portofolio grup.
Di sisi kinerja operasional, PANI melaporkan total aset sebesar Rp49 triliun dengan ekuitas mencapai Rp29 triliun sampai dengan 30 Juni 2025. Perusahaan juga tengah mempersiapkan pelaksanaan PMTHMETD III senilai Rp300 miliar sebagai bagian dari strategi penguatan modal.
Di kalangan investor, Public Expose ini dinilai penting untuk memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai arah bisnis PANI ke depan, terutama dalam mengoptimalkan pengembangan PIK2 sebagai kawasan premium serta memanfaatkan sinergi dengan dua pemegang saham utamanya yang memiliki rekam jejak kuat di industri properti dan konsumer.





