Property Times
  • Home
  • Headline
  • News
  • The Pavilion Sawangan
  • The Project
  • Building Material
  • Technology
  • Korporasi
  • Design Architecture
  • Travel & Leisure
  • Figure
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • News
  • The Pavilion Sawangan
  • The Project
  • Building Material
  • Technology
  • Korporasi
  • Design Architecture
  • Travel & Leisure
  • Figure
No Result
View All Result
Property Times
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • News
  • The Pavilion Sawangan
  • The Project
  • Building Material
  • Technology
  • Korporasi
  • Design Architecture
  • Travel & Leisure
  • Figure
Home Commercial

Sabet PIA 2025, ModernCikande Kukuhkan Diri sebagai Kawasan Industri Unggulan

Redaksi by Redaksi
November 26, 2025
in Commercial, Headline, Industrial, Korporasi, Property Developer
0
Sabet PIA 2025, ModernCikande Kukuhkan Diri sebagai Kawasan Industri Unggulan

Marketing office kawasan industri ModernCikande Industrial Estate di Cikande, Banten. Foto: MCIE

0
SHARES
25
VIEWS

Jakarta, Propertytimes.id –  Kawasan ModernCikande Industrial Estate (MCIE) kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu kawasan industri terkemuka di Indonesia. Kawasan yang dikembangkan PT Modern Industrial Estat, anak perusahaan PT Modernland Realty Tbk., ini meraih penghargaan Properti Indonesia Award 2025 (PIA 2025) untuk kategori Property Development – Industrial Estate Development dengan predikat Integrated Industrial Township Development in Banten.

Penghargaan diberikan pada Annual Award Ceremony yang digelar Majalah Properti Indonesia di Mutiara Ballroom, Hotel JW Marriott, Mega Kuningan, Jakarta, Selasa (25/11). Dewan juri menilai ModernCikande layak meraih apresiasi tertinggi berkat keberhasilannya membangun kawasan industri terpadu yang ditopang tata ruang terencana, infrastruktur modern, akses logistik yang mudah, serta ketersediaan lahan jangka panjang. Dengan luas mencapai 3.175 hektar, ModernCikande merupakan kawasan industri terbesar di Banten dan salah satu yang terbesar di koridor barat Jakarta.

BACA JUGA: Konsisten Implementasi Konsep Berkelanjutan, ModernCikande Industrial Estate Raih Penghargaan Properti Indonesia Award 2024

ModernCikande memiliki lokasi yang terbilang strategis karena hanya berjarak sekitar 900 meter dari akses keluar Tol Cikande yang terhubung dengan Tol Jakarta–Merak, sekaligus berada di jalur distribusi menuju Pelabuhan Tanjung Priok, Cigading, Ciwandan, dan Merak. Akses tersebut memberi nilai tambah bagi perusahaan yang mengandalkan efisiensi logistik.

Penghargaan PIA 2025 diterima langsung oleh Sales Marketing General Manager PT Modern Industrial Estat, Gregorius Eddy Yap Kurniawan.

Ekosistem industri di MCIE juga dinilai telah berkembang baik, terlihat dari lebih dari 350 perusahaan lokal dan multinasional yang beroperasi di dalam kawasan, mulai dari makanan dan minuman, otomotif, kimia, baja dan smelter, hingga bahan bangunan. Pengembang juga memperkuat layanan perizinan dengan mekanisme pendampingan yang memungkinkan proses konstruksi berjalan bersamaan dengan pengurusan izin, sehingga investor dapat menghemat waktu dan biaya. Dengan berbagai keunggulan itu, ModernCikande dinilai mampu memberi peluang besar bagi investasi baru serta berkontribusi pada penguatan basis industri nasional.

Penghargaan PIA 2025 diterima langsung oleh Sales Marketing General Manager PT Modern Industrial Estat, Gregorius Eddy Yap Kurniawan. “Kami berharap penghargaan ini memperkuat kepercayaan investor dan menjadi motivasi untuk terus menghadirkan kawasan industri yang semakin modern, terintegrasi, dan kompetitif di tingkat global,” ujarnya.

Pada kesempatan terpisah, Direktur Utama PT Modern Industrial Estat, Pascall Wilson, menambahkan bahwa ModernCikande kini telah terhubung secara menyeluruh melalui infrastruktur kawasan yang lengkap. Kawasan ini juga menawarkan kavling industri bagi sektor makanan dan minuman, farmasi, serta kosmetik yang membutuhkan standar lingkungan dan utilitas tinggi.

Kinerja Penjualan Menguat

Kinerja penjualan di ModernCikande sepanjang 2025 juga menunjukkan perkembangan positif. Menurut Gregorius, meningkatnya permintaan terutama dipicu oleh relokasi industri dari sejumlah negara Asia akibat perubahan kebijakan perdagangan global. Tren ini membuka peluang baru bagi Indonesia sebagai lokasi basis produksi.

Hingga kuartal IV 2025, penjualan lahan di ModernCikande mencapai sekitar 50 hektar. Secara keseluruhan, penjualan dari fase 1 hingga fase 6 tercatat stabil dengan sektor industri yang beragam, seperti tekstil, elektronik, building materials, alat tulis, hingga perusahaan-perusahaan yang baru memasuki Indonesia.

Saat ini, ModernCikande memasuki pengembangan Fase 7 seluas sekitar 840 hektar. Pengembang tengah membangun infrastruktur modern, meningkatkan kapasitas air dan listrik, serta mempersiapkan jaringan 5G untuk mendukung operasional industri berteknologi tinggi. Sementara itu, Fase 8 seluas sekitar 1.000 hektar telah disiapkan sebagai ruang ekspansi jangka panjang. Dari total 3.175 hektar kawasan, sekitar 1.445 hektar telah dikembangkan secara bertahap.

Sebagai salah satu kawasan industri terintegrasi terbesar di Indonesia bagian barat, ModernCikande Industrial Estate terus memperkuat perannya sebagai pusat pertumbuhan industri baru. Kombinasi antara lokasi strategis, infrastruktur siap pakai, ekosistem industri yang matang, serta konsistensi pengembangan menjadi daya tarik utama bagi pelaku industri global.

 

Tags: CikandeEkonomiIndustrial EstateInfrastrukturInvestasi IndustriKawasan IndustriKawasan Industri BantenKawasan TerpaduLogistikMCIEModernCikandeModernland RealtyPengembangan IndustriPIA 2025Properti Indonesia Award 2025Relokasi Industri
Previous Post

PIA 2025: Mengapresiasi Para Visioner, Membangun Lanskap Properti Masa Depan

Next Post

Greenwoods Raih Penghargaan Rising Star Developer di Properti Indonesia Award 2025

Next Post
Greenwoods Raih Penghargaan Rising Star Developer di Properti Indonesia Award 2025

Greenwoods Raih Penghargaan Rising Star Developer di Properti Indonesia Award 2025

Terpopuler

  • Curhatan Salah Satu Debitur BTN: Ketika Restrukturisasi KPR Malah Jadi Masalah Baru

    Curhatan Salah Satu Debitur BTN: Ketika Restrukturisasi KPR Malah Jadi Masalah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tatar Bungawari, Manifestasi Wellness dan Kematangan 25 Tahun Kota Baru Parahyangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tantangan Sektor Properti Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan Tol Bogor-Serpong (via Parung) Segera Dimulai, Pacu Pertumbuhan Ekonomi Koridor Barat Bogor

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bapak Real Estate Indonesia Itu Berpulang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
PT Leksana Komunikasi Media

Redaksi, Komunikasi, Pemasaran dan Riset :
Email : redaksi@propertytimes.id redaksi.propertytimes@gmail.com marketing@propertytimes.id

MENU

  • Figure
  • Q&A
  • Brokerages
  • E-Magazine
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
  • About
  • Privacy Policy
  • Trademarks
  • Terms of Service

©2018 - 2026 Propertytimes.id

No Result
View All Result
  • Figure
  • Q&A
  • Brokerages
  • E-Magazine
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
  • About
  • Privacy Policy
  • Trademarks
  • Terms of Service

©2018 - 2026 Propertytimes.id