Surabaya, Propertytimes.id – Emiten pengembang properti PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) mencatatkan pertumbuhan kinerja keuangan positif sepanjang tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025. Perseroan berhasil membukukan laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp2,34 triliun.
Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian yang dilansir dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (27/3/2026), perolehan laba bersih tersebut mengalami kenaikan sebesar 13,08 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024 yang tercatat sebesar Rp2,07 triliun. Pertumbuhan laba yang melampaui dua digit ini sejalan dengan kenaikan pendapatan bersih perseroan.
Sepanjang tahun 2025, Pakuwon Jati mengantongi pendapatan bersih sebesar Rp7,11 triliun. Angka tersebut menunjukkan pertumbuhan sebesar 6,60 persen dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang senilai Rp 6,67 triliun. Kenaikan pendapatan ini turut mendorong laba kotor perseroan tumbuh 4,65 persen menjadi Rp3,94 triliun dari sebelumnya Rp3,76 triliun.
BACA JUGA: Laba Melonjak, Kinerja Pakuwon Jati Bersinar di Semester I 2025
Dilihat dari kontribusinya, pendapatan dari kontrak dengan pelanggan menyumbang porsi signifikan yang terbagi atas pengakuan pendapatan sepanjang waktu kontrak sebesar Rp2,50 triliun dan pengakuan pada waktu tertentu senilai Rp2,23 triliun. Selain itu, pendapatan sewa ruangan, apartemen servis, dan jasa pemeliharaan dari properti investasi pada 2025 mencapai Rp3,36 triliun, meningkat dari Rp 2,98 triliun pada tahun 2024.
Dari sisi posisi keuangan, total aset Pakuwon Jati per 31 Desember 2025 mencapai Rp36,46 triliun, atau tumbuh 3,09 persen dari posisi akhir tahun 2024 yang sebesar Rp35,37 triliun. Perseroan sendiri saat ini tengah melanjutkan pembangunan aset strategis seperti Pakuwon Mall Semarang dan Pakuwon Mall Phase 5 Surabaya.





