Tangerang, Propertytimes.id – Perusahaan penyedia layanan fertilitas dan program bayi tabung asal Malaysia, Alpha IVF Group, resmi memulai ekspansi ke Indonesia melalui pembangunan pusat fertilitas terpadu di kawasan Biomedical Campus, D-HUB SEZ, BSD City. Langkah ini dilakukan untuk menekan tingginya angka pasien dalam negeri yang selama ini masih melakukan program kehamilan di luar negeri.
Alpha IVF Group merupakan perusahaan penyedia layanan kesehatan yang memiliki jaringan pusat fertilitas di Malaysia dan Singapura dengan pengalaman lebih dari 30 tahun. Perusahaan ini dikenal di tingkat regional melalui layanan teknologi reproduksi berbantu (TRB) serta dukungan dokter spesialis dan ahli embriologi internasional.

Alpha IVF Group sendiri mengalokasikan investasi sebesar Rp47 miliar untuk membangun fasilitas klinik dan laboratorium seluas 612 meter persegi. Pusat layanan yang berlokasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) ini ditargetkan mulai beroperasi pada Oktober 2026.
BACA JUGA: KEK ETKI Banten Pacu Transformasi Ekonomi Berbasis Pengetahuan di BSD City
Sebagai informasi, data Perhimpunan Fertilisasi In Vitro Indonesia (PERFITRI) menunjukkan potensi pasar yang besar di mana pada tahun 2021 terdapat sekitar 8.000 pasien Indonesia yang menjalani program bayi tabung di luar negeri. Karena itu, kehadiran pusat fertilitas ini diharapkan mampu memberikan solusi bagi masyarakat agar tidak perlu lagi mencari layanan ke luar negeri.
Group Managing Director Alpha IVF Group Berhad Dr Colin Lee Soon Soo menyatakan bahwa lokasi BSD City sangat strategis karena dekat dengan Jakarta dan memiliki permintaan layanan fertilitas yang tinggi. Fasilitas ini nantinya akan dilengkapi teknologi mutakhir, termasuk penggunaan kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan akurasi seleksi embrio.
“Nantinya pusat pelayanan ini akan dilengkapi dengan teknologi reproduksi berbantu mutakhir, termasuk cryotec vitrification, time-lapse embryoscope, preimplantation genetic testing, serta pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan akurasi seleksi embrio. Selain itu, kolaborasi antara dokter spesialis IVF senior dari Malaysia dan Singapura dengan dokter fertilitas Indonesia akan menghadirkan standar keberhasilan program IVF berkelas internasional di D-HUB SEZ BSD City,” ujar Dr Colin dalam keterangannya, Selasa (8/4).
Sementara itu, Chief of Operations D-HUB SEZ Lindawaty Chandra menambahkan bahwa kehadiran Alpha IVF Group memperkuat posisi BSD City sebagai hub medis internasional. Melalui status KEK, fasilitas ini mendapat berbagai kemudahan regulasi dan insentif fiskal yang mendukung penyediaan layanan kesehatan berkualitas global bagi masyarakat domestik maupun regional.
“Dengan menghadirkan teknologi reproduksi mutakhir, kolaborasi dokter internasional, serta dukungan ekosistem kawasan ekonomi khusus yang memberikan kemudahan regulasi dan insentif, fasilitas ini diharapkan dapat menekan angka pasien yang berobat ke luar negeri sekaligus meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan fertilitas yang berkualitas, efisien, dan berdaya saing global,” ungkapnya, optimis.





