Property Times
  • Home
  • Headline
  • News
  • The Pavilion Sawangan
  • The Project
  • Building Material
  • Technology
  • Korporasi
  • Design Architecture
  • Travel & Leisure
  • Figure
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • News
  • The Pavilion Sawangan
  • The Project
  • Building Material
  • Technology
  • Korporasi
  • Design Architecture
  • Travel & Leisure
  • Figure
No Result
View All Result
Property Times
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • News
  • The Pavilion Sawangan
  • The Project
  • Building Material
  • Technology
  • Korporasi
  • Design Architecture
  • Travel & Leisure
  • Figure
Home News

BTN Klarifikasi Terkait 120 Ribu Rumah KPR dengan Sertifikat Bermasalah

Redaksi by Redaksi
February 6, 2025
in News, Perbankan
0
BP Tapera Genjot Pembiayaan Perumahan Berbasis Syariah

Ilustrasi perumahan bersubsidi

0
SHARES
32
VIEWS

Jakarta, Propertytimes.id – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BTN) mengeluarkan klarifikasi terkait pemberitaan yang beredar di media massa mengenai masalah sertifikat pada kredit pemilikan rumah (KPR) yang dimiliki oleh nasabah.

Dilansir dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (6/2), klarifikasi tersebut merujuk pada surat elektronik dari BEI dengan nomor S-01095/BEI.PP3/02-2025. Sebelumnya, dalam pemberitaan disebutkan bahwa sejak 2019 terdapat sebanyak 120 ribu rumah KPR BTN yang mengalami masalah sertifikat, BTN menegaskan bahwa jumlah tersebut merupakan posisi pada tahun 2018. Hingga akhir 2024, jumlah sertifikat bermasalah tersebut telah berkurang menjadi 38.144 debitur.

BTN melalui Ramon Armando, Corporate Secretary perseroan menjelaskan bahwa persoalan sertifikat ini disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain masalah hukum pada sertifikat, kebangkrutan developer, ketidakbertanggungjawaban notaris, sertifikat yang hilang, serta penjualan di bawah tangan oleh debitur.

BTN mengakui bahwa adanya KPR yang sertifikatnya bermasalah berpotensi menimbulkan risiko operasional, hukum, dan reputasi. Namun, mereka telah melakukan langkah-langkah mitigasi yang berdampak positif terhadap pengurangan jumlah sertifikat bermasalah. Total saldo pokok pinjaman dari debitur yang sertifikatnya masih bermasalah mencapai Rp3,3 triliun.

BTN juga menyatakan bahwa mereka akan mencadangkan kerugian penurunan nilai kredit sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan melakukan upaya-upaya perbaikan yang telah dilakukan, termasuk pembentukan tim khusus untuk menangani masalah developer dan notaris bermasalah serta menjalin kerja sama dengan Kementerian ATR/BPN.

Komitmen Penyelesaian Masalah KPR

BTN berkomitmen untuk menyelesaikan masalah sertifikat KPR dalam waktu tiga tahun ke depan, dengan target penyelesaian 15.000 sertifikat pada tahun 2025, 13.000 pada tahun 2026, 7.000 pada tahun 2027, dan menyelesaikan seluruhnya pada tahun 2028.

BTN juga menegaskan bahwa mereka telah membentuk Divisi Operasional Kredit yang bertugas untuk memastikan legalitas pemberian kredit agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

BTN menambahkan bahwa saat ini tidak ada informasi atau kejadian penting lainnya yang dapat mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan serta harga saham BTN. Dengan klarifikasi ini, BTN berharap dapat memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada publik mengenai situasi yang dihadapi dan langkah-langkah yang diambil untuk menyelesaikan masalah sertifikat KPR.

Tags: 120.000 rumah KPR BTN yang mengalami masalah sertifikatBBTNBTNkpr btn
Previous Post

Raih Rp9,72 Triliun, BSDE Lampaui Target Prapenjualan 2024

Next Post

Pembangunan di Kawasan Ekonomi Khusus Lido Disegel Kementerian Lingkungan Hidup

Next Post
Pembangunan di Kawasan Ekonomi Khusus Lido Disegel Kementerian Lingkungan Hidup

Pembangunan di Kawasan Ekonomi Khusus Lido Disegel Kementerian Lingkungan Hidup

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

  • Curhatan Salah Satu Debitur BTN: Ketika Restrukturisasi KPR Malah Jadi Masalah Baru

    Curhatan Salah Satu Debitur BTN: Ketika Restrukturisasi KPR Malah Jadi Masalah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tantangan Sektor Properti Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan Tol Bogor-Serpong (via Parung) Segera Dimulai, Pacu Pertumbuhan Ekonomi Koridor Barat Bogor

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bapak Real Estate Indonesia Itu Berpulang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengembang Jepang Ini Akan Garap Proyek Kota Mandiri di Pinggiran Jakarta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
PT Leksana Komunikasi Media

Redaksi, Komunikasi, Pemasaran dan Riset :
Email : redaksi@propertytimes.id redaksi.propertytimes@gmail.com marketing@propertytimes.id

MENU

  • Figure
  • Q&A
  • Brokerages
  • E-Magazine
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
  • About
  • Privacy Policy
  • Trademarks
  • Terms of Service

©2018 - 2026 Propertytimes.id

No Result
View All Result
  • Figure
  • Q&A
  • Brokerages
  • E-Magazine
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
  • About
  • Privacy Policy
  • Trademarks
  • Terms of Service

©2018 - 2026 Propertytimes.id