Jakarta, Propertytimes.id – Emiten properti PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) berhasil menunjukkan kinerja positif sepanjang semester pertama tahun 2025. Berdasarkan laporan keuangan konsolidasi yang tidak diaudit per 30 Juni 2025, pengembang properti terkemuka ini berhasil membukukan laba bersih dan pertumbuhan pendapatan yang signifikan.
Dilansir dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (30/7), laba bersih periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk PWON tercatat melonjak menjadi Rp1,13 triliun. Angka ini jauh melampaui capaian di periode yang sama tahun sebelumnya, yang sebesar Rp846,3 miliar atau sebesar 34% dibanding semester sebelumnya. Performa pendapatan perusahaan juga tidak kalah cemerlang. PWON berhasil meraup total pendapatan sebesar Rp3,37 triliun di paruh pertama 2025, meningkat dari Rp3,26 triliun pada periode yang sama tahun 2024.
Pertumbuhan pendapatan ini ditopang oleh kontribusi solid dari tiga segmen bisnis utamanya, yaitu pusat perkantoran, perbelanjaan, dan apartemen servis yang menjadi tulang punggung pendapatan dengan sumbangan eksternal mencapai Rp2,11 triliun. Segmen Real Estat turut menyumbang signifikan sebesar Rp679,1 miliar, dan bisnis Perhotelan juga menunjukkan kontribusi yang berarti dengan pendapatan sebesar Rp581,5 miliar.
Meskipun beban pokok pendapatan sedikit mengalami peningkatan menjadi Rp1,49 triliun, namun kemampuan manajemen PWON dalam mengelola efisiensi operasional terbukti ampuh. Hal ini tercermin dari laba kotor yang tetap optimal di angka Rp1,87 triliun.
Di tengah capaian positif ini, PWON juga mencatatkan beberapa penyesuaian seperti kerugian investasi pada instrumen ekuitas sebesar Rp9.890.395.000 dan kerugian kurs mata uang asing bersih sebesar Rp71.127.928.000. Namun, hal ini diimbangi oleh keuntungan tender offer obligasi sebesar Rp30.414.889.000 dan kenaikan pendapatan bunga yang mencapai Rp288.579.557.000.
Dengan diversifikasi portofolio yang kuat di sektor properti residensial, komersial, dan perhotelan, PT Pakuwon Jati Tbk sekali lagi membuktikan posisinya sebagai pemain kunci di industri properti Indonesia.





