Property Times
  • Home
  • Headline
  • News
  • The Pavilion Sawangan
  • The Project
  • Building Material
  • Technology
  • Korporasi
  • Design Architecture
  • Travel & Leisure
  • Figure
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • News
  • The Pavilion Sawangan
  • The Project
  • Building Material
  • Technology
  • Korporasi
  • Design Architecture
  • Travel & Leisure
  • Figure
No Result
View All Result
Property Times
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • News
  • The Pavilion Sawangan
  • The Project
  • Building Material
  • Technology
  • Korporasi
  • Design Architecture
  • Travel & Leisure
  • Figure
Home Figure

Kemenangan Trump dan Dampaknya bagi Industri Properti Amerika Serikat

Redaksi by Redaksi
November 7, 2024
in Figure, Headline, News, Trend, World
0
Kemenangan Trump dan Dampaknya bagi Industri Properti Amerika Serikat

Presiden terpilih Donald Trump dalam rapat umum kampanye di Lititz, Pennsylvania, pada tanggal 3 November. Kebijakan Trump dapat berdampak signifikan terhadap pasar perumahan. Chip Somodevilla/Getty Images

0
SHARES
35
VIEWS

Washington, Propertytimes.id – Mantan presiden dari Partai Republik Donald Trump dipastikan kembali terpilih sebagai Presiden Amerika Serikat ke-47, mengalahkan lawannya yang juga tercatat sebagai Wakil Presiden AS, Kamala Harris, Rabu (7/11). Sejumlah pelaku usaha properti berharap, perubahan ini akan memiliki implikasi luas bagi perumahan di Amerika.

Seperti diketahui, masyarakat di Amerika Serikat sejak lama mengeluhkan tentang kenaikan harga dan tingginya suku bunga yang secara efektif membuat banyak warga biasa keberatan untuk membeli rumah pertama mereka.

“Banyak pelaku bisnis real estate gembira dengan kemenangan Trump, dan jika pemerintahan dapat memenuhi janji kampanyenya, itu wajar saja,” kata Alex Beene, Instruktur Literasi Keuangan University of Tennessee dikutio dari Newsweek.

Menurut Alex, selama berbulan-bulan, ia telah mengadvokasi penurunan suku bunga, yang telah menjadi salah satu hambatan paling signifikan terhadap kepemilikan rumah pascapandemi.

Kepala Ekonom Realtor.com Danielle Hale mengatakan, dampak kemenangan Trump pada pasar perumahan diibaratkan sebagai “pertarungan”. Menurutnya, masalah utama perumahan di Amerika Serikat adalah kurangnya pasokan. Menurut Realtor.com terjadi kekurangan antara 2,5 dan 7,2 juta rumah selama dekade terakhir.

Trump sendiri sebelumnya mengatakan bahwa ia ingin memerangi peraturan pembangunan perumahan yang “tidak perlu”, yang dapat menambah lebih dari $90.000 pada harga rumah baru. Trump dan Partai Republik juga telah membahas penyediaan lahan federal untuk pembangunan perumahan.

“Turunnya suku bunga hipotek akan membebaskan pemilik rumah yang saat ini merasa sulit untuk pindah karena suku bunga hipotek mereka saat ini jauh lebih rendah daripada suku bunga pasar dan juga meningkatkan prospek bagi pembeli dengan memperkuat daya beli anggaran mereka saat ini,” kata Hale sebagaimana dikutip dari Newsweek.

Sementara itu, Taipan real estate Grant Cardone mengatakan dirinya yakin kembalinya Trump ke Gedung Putih akan mengakibatkan pemotongan suku bunga yang signifikan oleh Federal Reserve. CEO Cardone Capital yang turut hadir di resor Mar-a-Lago Trump pada hari ketika Trump dinyatakan sebagai pemenang mengatakan jika mantan presiden itu akan segera mengatasi krisis perumahan yang dihadapi AS.

“Kita memiliki masalah real estat yang sangat besar di negara ini, dan dia (Trump) mengetahuinya,” kata Cardone dikutip dari FOX Business. Menurut Cardone, satu-satunya hal yang dapat meringankan masalah ini adalah (Trump) memberikan tekanan yang sangat besar pada Fed untuk menurunkan suku bunga. “Saya yakin dia akan melakukannya,” lanjut Cardone.

Cardone mengatakan pemotongan suku bunga tidak hanya akan menyegarkan kembali pasar perumahan Amerika yang mandek, tetapi juga akan meringankan masalah utang real estat komersial yang dihadapi negara tersebut. Ia berpendapat bahwa suku bunga hipotek , yang saat ini mendekati 7%, harus turun menjadi 4% atau lebih rendah.

Sebagai informasi, atas kemenangannya dalam pilpres 2024, Trump akan menggantikan Presiden Biden, yang pemerintahannya berjuang menghadapi tantangan perbatasan, inflasi tinggi, dan meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Di sektor hipotek, suku bunga tinggi dan harga rumah yang melonjak mendorong keterjangkauan ke level terendah dalam sejarah.

 

 

Tags: amerika serikatdonald trumppasar perumahan amerikaPerumahantrump
Previous Post

Tumbuh 4,95%, Ekonomi Indonesia Triwulan III 2024 Melambat

Next Post

Sharp Luncurkan Program Kewirausahaan Bidang Pertanian Untuk Anak Muda Indonesia

Next Post
Sharp Luncurkan Program Kewirausahaan Bidang Pertanian Untuk Anak Muda Indonesia

Sharp Luncurkan Program Kewirausahaan Bidang Pertanian Untuk Anak Muda Indonesia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

  • Curhatan Salah Satu Debitur BTN: Ketika Restrukturisasi KPR Malah Jadi Masalah Baru

    Curhatan Salah Satu Debitur BTN: Ketika Restrukturisasi KPR Malah Jadi Masalah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tantangan Sektor Properti Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan Tol Bogor-Serpong (via Parung) Segera Dimulai, Pacu Pertumbuhan Ekonomi Koridor Barat Bogor

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tatar Bungawari, Manifestasi Wellness dan Kematangan 25 Tahun Kota Baru Parahyangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bapak Real Estate Indonesia Itu Berpulang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
PT Leksana Komunikasi Media

Redaksi, Komunikasi, Pemasaran dan Riset :
Email : redaksi@propertytimes.id redaksi.propertytimes@gmail.com marketing@propertytimes.id

MENU

  • Figure
  • Q&A
  • Brokerages
  • E-Magazine
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
  • About
  • Privacy Policy
  • Trademarks
  • Terms of Service

©2018 - 2026 Propertytimes.id

No Result
View All Result
  • Figure
  • Q&A
  • Brokerages
  • E-Magazine
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
  • About
  • Privacy Policy
  • Trademarks
  • Terms of Service

©2018 - 2026 Propertytimes.id