Tangerang, Propertytimes.id – Emiten pengembang properti PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) menetapkan target pra-penjualan atau marketing sales sebesar Rp 4,3 triliun untuk tahun 2026. Angka tersebut mencerminkan sikap konservatif perseroan dalam merespons dinamika pasar properti serta kondisi makroekonomi global yang masih penuh tantangan.
Berdasarkan laporan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dirilis pada Rabu (15/4/2026), manajemen PANI mengungkapkan bahwa strategi bisnis tahun ini akan menitikberatkan pada pendekatan yang pruden atau hati-hati. Komposisi target penjualan tersebut sebagian besar masih didominasi oleh segmen residensial, yang kemudian diikuti oleh penjualan kaveling tanah komersial serta produk komersial lainnya.
BACA JUGA: Pengembang PIK2 Berpotensi Raup Dana Besar dari Rights Issue untuk Ekspansi Proyek
Presiden Direktur PANI, Sugianto Kusuma, menyatakan bahwa penetapan target tersebut telah mempertimbangkan perkembangan geopolitik terkini. Menurutnya, aspek kehati-hatian dan pencapaian target yang realistis menjadi prinsip utama perusahaan dalam menjaga keberlangsungan usaha di tengah situasi yang dinamis. Meskipun demikian, dirinya tetap menyatakan optimismenya terhadap potensi pertumbuhan ekonomi nasional yang diyakini akan terus mendorong permintaan baru di sektor properti.
Kawasan Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2) saat ini menjadi motor penggerak utama bagi pertumbuhan PANI. Perusahaan melihat adanya peningkatan daya tarik kawasan tersebut sebagai lingkungan hunian yang terintegrasi. Selain hunian, minat investor dan pelaku usaha untuk mengamankan lokasi strategis di pusat bisnis (CBD) PIK2 juga dinilai tetap kuat seiring dengan berkembangnya aktivitas ekonomi di wilayah pesisir utara Jakarta dan Banten tersebut.
Hingga akhir Desember 2025, PANI tercatat mengelola cadangan lahan atau land bank seluas 1.838 hektare. Perseroan juga terus memperkuat struktur permodalan melalui sejumlah aksi korporasi guna mendukung ekspansi anak usaha dalam mengembangkan ekosistem kota mandiri yang komprehensif.





