Jakarta, Propertytimes.id – Pengembang properti, PT Ciputra Development Tbk (CTRA) kembali menorehkan kinerja keuangan yang positif pada periode sembilan bulan pertama tahun 2025. Emiten properti ini membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp1,62 triliun pada periode 1 Januari – 30 September 2025.
Angka ini menunjukkan pertumbuhan solid sebesar 27% jika dibandingkan dengan pencapaian periode yang sama tahun 2024, yang sebesar Rp1,28 triliun. Laba per saham dasar (EPS) Grup Ciputra juga mengalami kenaikan menjadi Rp88, dari posisi sebelumnya Rp69.
Secara keseluruhan, laba bersih periode berjalan CTRA hingga kuartal ketiga 2025 mencapai Rp1,75 triliun. Kinerja tersebut ditopang oleh peningkatan pendapatan usaha yang mencapai Rp8,39 triliun, naik 17,9% dari periode sebelumnya sebesar Rp7,12 triliun.
BACA JUGA: Naik 22%, Ciputra Development Bukukan Laba Bersih Rp2,32 Triliun di Tahun 2024
Dilansir dari keterbukaan informasi yang dirilis ke Bursa Efek Indonesia pada akhir Oktober lalu, peningkatan pendapatan ini diiringi dengan efisiensi operasional. Laba kotor Grup meningkat menjadi Rp4,03 triliun dari sebelumnya Rp3,42 triliun.
Pada sisi neraca per 30 September 2025, total aset CTRA tercatat sebesar Rp46,20 triliun. Posisi kas dan setara kas Grup tetap kuat di level Rp9,03 triliun, meski mengalami penurunan dari posisi akhir 2024 yang sebesar Rp10,20 triliun. Penurunan kas ini terutama disebabkan oleh aktivitas investasi dalam pengembangan tanah dan aset tetap, serta pembayaran dividen.
Struktur permodalan Grup juga tetap sehat dengan total ekuitas yang mencapai Rp25,84 triliun. Kepentingan nonpengendali (non-controlling interest/NCI) tumbuh menjadi Rp2,80 triliun, mencerminkan kepercayaan mitra strategis terhadap perkembangan usaha Grup.





