Property Times
  • Home
  • Headline
  • News
  • The Pavilion Sawangan
  • The Project
  • Building Material
  • Technology
  • Korporasi
  • Design Architecture
  • Travel & Leisure
  • Figure
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • News
  • The Pavilion Sawangan
  • The Project
  • Building Material
  • Technology
  • Korporasi
  • Design Architecture
  • Travel & Leisure
  • Figure
No Result
View All Result
Property Times
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • News
  • The Pavilion Sawangan
  • The Project
  • Building Material
  • Technology
  • Korporasi
  • Design Architecture
  • Travel & Leisure
  • Figure
Home Headline

Upaya Tiongkok Menstabilkan Sektor Properti dalam Negeri

Harga rumah baru pada Juli 2024 lalu turun 4,9% dari tahun sebelumnya atau menjadi penurunan paling tajam sejak Juni 2015

Redaksi by Redaksi
October 17, 2024
in Headline, News, World
0
Upaya Tiongkok Menstabilkan Sektor Properti dalam Negeri

Calon pembeli properti proyek China Vanke Co di Dongguan, provinsi Guangdong. foto: Photo by An Dong/For China Daily

0
SHARES
19
VIEWS

Beijing, Propertytimes.id – Sektor properti di Tiongkok mengalami berbagai tantangan dan penurunan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi ini dikarenakan sejumlah faktor, diantaranya kebijakan pembatasan utang, terjadinya krisis keuangan para pengembang besar, penurunan permintaan properti, perubahan demografi serta regulasi pemerintah.

Berdasarkan data Biro Statistik Nasional (NBS),  harga rumah baru pada Juli 2024 lalu turun 4,9% dari tahun sebelumnya  atau menjadi penurunan paling tajam sejak Juni 2015. Kemerosotan pasar perumahan yang berkepanjangan ini secara tidak langsung telah membebani negara dengan ekonomi terbesar kedua di dunia tersebut.

Sebelumnya, pemerintah Tiongkok telah memberlakukan kebijakan yang lebih ketat terhadap pinjaman dan pembiayaan bagi pengembang properti untuk mengatasi masalah utang yang melibatkan banyak pengembang besar. Hal ini membuat banyak pengembang kesulitan untuk mendapatkan pembiayaan pada proyek-proyek baru.

Tak hanya itu, krisis keuangan yang melanda pengembang kakap Evergrande diyakini menjadi penyebab terjadinya penurunan kepercayaan konsumen di Tiongkok sehingga turut berdampak negatif terhadap pasar perumahan secara keseluruhan. Alhasil, permintaan untuk properti baru terus menurun karena kekhawatiran akan stagnasi ekonomi, meningkatnya suku bunga, dan ketidakpastian di pasar.

Akibat dari penurunan ini, banyak pengembang menghadapi masalah likuiditas, dan beberapa proyek terpaksa ditunda atau dibatalkan. Pemerintah Tiongkok sendiri telah melakukan upaya untuk menstabilisasi pasar meski hasilnya belum terlalu berdampak signifikan.

Menyikapi kondisi yang berlarut-larut tersebut, Kamis pekan lalu, Menteri Perumahan dan Pembangunan Perkotaan-Pedesaan Ni Hong menggelar jumpa pers di Beijing. Turut hadir, pejabat dari Bank Rakyat Tiongkok, Kementerian Keuangan, dan Administrasi Regulasi Keuangan Nasional.

Adapun, beberapa poin utama dari konferensi pers tersebut, diantaranya, keputusan pencabutan pembatasan pembelian, pembatasan penjualan, batasan harga, dan standar untuk mendefinisikan perumahan.

Pemerintah juga memutuskan untuk menurunkan suku bunga hipotek yang lebih rendah, rasio pembayaran uang muka yang dikurangi, aturan hipotek yang seragam dan penurunan jumlah pinjaman, dengan pemotongan suku bunga hipotek yang menghemat pengeluaran rumah tangga sebesar 150 miliar yuan (US$21 miliar).

Ni Hong mengatakan saat ini pasar telah “mencapai titik terendah” setelah tiga tahun penyesuaian dan menyebut  jika data bulan Oktober telah menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang jelas. “Antara Januari dan September, 1,48 juta unit perumahan terjangkau dibangun atau dialokasikan, dengan 4,5 juta orang diperkirakan akan pindah pada akhir tahun,” pungkasnya.

 

 

Tags: evergrandekrisis perumahanproperti duniasektor propertitiongkok
Previous Post

Deltamas Cetak Marketing Sales Rp1,44 Triliun di Sembilan Bulan Pertama 2024

Next Post

LDS Group Hadirkan Terra Wellness Eatery di Senopati

Next Post
LDS Group Hadirkan Terra Wellness Eatery di Senopati

LDS Group Hadirkan Terra Wellness Eatery di Senopati

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

  • Curhatan Salah Satu Debitur BTN: Ketika Restrukturisasi KPR Malah Jadi Masalah Baru

    Curhatan Salah Satu Debitur BTN: Ketika Restrukturisasi KPR Malah Jadi Masalah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tantangan Sektor Properti Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan Tol Bogor-Serpong (via Parung) Segera Dimulai, Pacu Pertumbuhan Ekonomi Koridor Barat Bogor

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bapak Real Estate Indonesia Itu Berpulang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengembang Jepang Ini Akan Garap Proyek Kota Mandiri di Pinggiran Jakarta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
PT Leksana Komunikasi Media

Redaksi, Komunikasi, Pemasaran dan Riset :
Email : redaksi@propertytimes.id redaksi.propertytimes@gmail.com marketing@propertytimes.id

MENU

  • Figure
  • Q&A
  • Brokerages
  • E-Magazine
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
  • About
  • Privacy Policy
  • Trademarks
  • Terms of Service

©2018 - 2026 Propertytimes.id

No Result
View All Result
  • Figure
  • Q&A
  • Brokerages
  • E-Magazine
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
  • About
  • Privacy Policy
  • Trademarks
  • Terms of Service

©2018 - 2026 Propertytimes.id