Jakarta, Propertytimes.id – Emiten properti PT Perintis Triniti Properti Tbk (Triniti Land) menyatakan tidak terdapat perolehan kontrak atau sumber pendapatan baru yang signifikan, serta tidak ada perkara hukum material yang sedang dihadapi oleh Perseroan, anak usahanya, direksi, maupun dewan komisaris, setelah periode laporan keuangan terkini. Pernyataan ini disampaikan Perseroan dalam tanggapan resmi atas permintaan penjelasan Bursa Efek Indonesia yang dilansir dari keterbukaan informasi BEI, Kamis (16/10).
Dalam surat tertanggal 16 Oktober 2025 tersebut, manajemen Triniti Land menguraikan perkembangan operasional dan strategi bisnisnya. Perseroan mengonfirmasi bahwa mereka terus melanjutkan pengembangan sejumlah proyek yang sedang berjalan, yaitu Marc’s Boulevard di Batam, Collins Boulevard di Tangerang, Holdwell Business Park di Lampung, serta proyek joint operation (JO) Triniti Sentul untuk pengembangan Sequoia Hills di Sentul, Bogor, bekerja sama dengan PT Sentul Golf Utama.
Untuk rencana strategis tahun 2025-2026, Perseroan mengungkapkan sedang menjajaki beberapa peluang kerja sama strategis dengan pihak ketiga. Meski demikian, proses ini masih dalam tahap diskusi intensif dan terikat Perjanjian Kerahasiaan (NDA), sehingga detailnya belum dapat diungkapkan kepada publik. Fokus utama tetap pada penyelesaian konstruksi proyek eksisting, peningkatan kinerja penjualan, dan optimalisasi efisiensi biaya.
BACA JUGA: Penyelesaian Proyek hingga Cari Peluang Bisnis Baru, Strategi Bisnis Triniti Land di Tahun 2025
Menanggapi kondisi makro, Triniti Land menilai ekonomi Indonesia masih menunjukkan ketahanan yang baik di paruh kedua 2025, didukung inflasi yang terkendali dan suku bunga yang mulai stabil. Meski mengakui adanya tekanan dari ketegangan geopolitik global, Perseroan optimistis terhadap prospek sektor properti domestik, yang terus didorong oleh kebijakan pemerintah seperti insentif PPN DTP dan program pembiayaan yang inklusif.
Di sisi persaingan, Perseroan mengakui ketatnya kompetisi di segmen hunian vertikal dan mixed-use development. Namun, mereka melihat peluang pertumbuhan yang menjanjikan di segmen landed house, pengembangan suburban, serta logistic park, seiring perubahan preferensi konsumen terhadap hunian yang lebih luas dan terjangkau.
Pada bagian lain, Triniti Land juga memberikan penjelasan rinci mengenai struktur kepemilikan dan pengelolaan proyek Sequoia Hills. Ditegaskan bahwa tidak ada perubahan kepemilikan proyek, dan pengembangannya tetap dilanjutkan oleh PT Triniti Garam Properti (TGP), yang sahamnya telah diakuisisi oleh PT Sequoia Tumbuh Sejahtera – entitas non-afiliasi. Kesinambungan operasional proyek ini dijamin oleh adanya manajemen di TGP yang sebelumnya berasal dari lingkungan manajemen Triniti Land, sehingga pemahaman dan pengalaman dalam mengembangkan proyek tersebut tetap terjaga.





