Property Times
  • Home
  • Headline
  • News
  • The Pavilion Sawangan
  • The Project
  • Building Material
  • Technology
  • Korporasi
  • Design Architecture
  • Travel & Leisure
  • Figure
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • News
  • The Pavilion Sawangan
  • The Project
  • Building Material
  • Technology
  • Korporasi
  • Design Architecture
  • Travel & Leisure
  • Figure
No Result
View All Result
Property Times
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • News
  • The Pavilion Sawangan
  • The Project
  • Building Material
  • Technology
  • Korporasi
  • Design Architecture
  • Travel & Leisure
  • Figure
Home Data Center

Siapa Pengembang Properti dengan Kapitalisasi Pasar Terbesar Saat Ini?

Redaksi by Redaksi
January 12, 2026
in Data Center, Emiten, Headline, Indonesia Stock Exchange, News, Saham Properti, Trend
0
BEI Stop Sementara Perdagangan Saham Pengembang Metro Realty

Ilustrasi bursa saham Foto: idxchannel

0
SHARES
78
VIEWS

4. Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) – Market Cap: Rp40,7 Triliun

Pendapatan Q3-2025: Rp2,29 triliun

Anak usaha dari Pantai Indah Kapuk Dua Tbk ini berfokus pada pengembangan kawasan terpadu di PIK 2, Tangerang, meliputi hunian, komersial, dan MICE (Meeting, Incentives, Convention, and Exhibition). Adapun, portofolio CBDK, diantaranya; area Central Business District (CBD) di PIK 2 dan NICE (Nusantara International Convention & Exhibition).

5. Sentul City Tbk (BKSL) – Market Cap: Rp 24,7 Triliun

Pendapatan Q3-2025: Rp836 miliar

Pengembang properti dengan portofolio utama Sentul City ini sukses membangun kota mandiri dengan konsep integrasi alam, fasilitas gaya hidup, dan kemudahan akses di Bogor, Jawa Barat.

6. Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI) – Market Cap: Rp 23 Triliun

Pendapatan Q3-2025: Rp1,84 triliun

Metropolitan Kentjana dikenal sebagai pengembang kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan. Proyek-proyeknya meliputi perumahan mewah, pusat perbelanjaan, dan lapangan golf.

7. MNC Tourism Indonesia Tbk (KPIG) – Market Cap: Rp21,9 Triliun

Pendapatan Q3-2025: Rp2,08 triliun

MNC Tourism Indonesia Tbk merupakan identitas baru dari MNC Land setelah memperoleh persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada pertengahan 2025 lalu. Perubahan nama ini menegaskan fokus strategis perseroan pada pengembangan bisnis pariwisata dan perhotelan, khususnya di kawasan Lido dan Bali.

Kawasan BSD City, hunian skala kota yang dikembangkan oleh BSDE, salah satu anak usaha milik Sinarmas Land. Foto: Sinarmas Land

8. Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) – Market Cap: Rp19,9 Triliun

Pendapatan Q3-2025: Rp8,76 triliun

Anak usaha Sinar Mas Land ini merupakan pengembang sejumlah proyek kota mandiri. Salah satunya Kota BSD City di Tangerang yang tercatat sebagai kota mandiri terbesar dan tersukses di Indonesia.

9. Pakuwon Jati Tbk (PWON) – Market Cap: Rp17 Triliun

Pendapatan Q3-2025: Rp5,1 triliun

Pakuwon Jati merupakan pengembang properti terkemuka di sejumlah kota di Indonesia. Proyek-proyeknya meliputi pusat perbelanjaan, apartemen, dan hotel, diantaranya Pakuwon Mall, Pakuwon City,Tunjungan Plaza, Gandaria City dan berbagai proyek lainnya.

CitraGarden City Aeroworld-8. Foto: citragardencity

10. Ciputra Development Tbk (CTRA) – Market Cap: Rp16 Triliun

Pendapatan Q3-2025: Rp8,39 triliun

Pelopor kota mandiri di Indonesia ini memiliki portofolio yang sangat luas dengan proyek-proyek yang tersebar di berbagai kota di Indonesia maupun manca negara, diantaranya; CitraRaya Tangerang, CitraGarden City, Ciputra World Jakarta, Ciputra Hanoi International City dan proyek lainnya.

Catatan:
* Data kapitalisasi pasar per 11 Januari 2026
* Data keuangan diambil dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) kuartal III tahun 2025.
* Informasi ini bersifat umum dan dapat berubah sewaktu-waktu.

Page 2 of 2
Prev12
Tags: analisis pasarBisnis PropertiBSDECTRAemiten propertiinvestasi propertiinvestasi sahamkapitalisasi pasarlaporan keuangan Q3 2025market capPANIperusahaan properti terbesar.PWONsaham properti Indonesia
Previous Post

Perluas Portofolio ke Bisnis Rumah Tapak, KPII Ambil Alih PKSI

Next Post

Jaya Real Property Tuntaskan Buyback 68,8 Juta Saham Senilai Rp54,8 Miliar

Next Post
Nilai Akumulasi Buyback Saham JRPT Capai Rp437 Miliar

Jaya Real Property Tuntaskan Buyback 68,8 Juta Saham Senilai Rp54,8 Miliar

Terpopuler

  • Curhatan Salah Satu Debitur BTN: Ketika Restrukturisasi KPR Malah Jadi Masalah Baru

    Curhatan Salah Satu Debitur BTN: Ketika Restrukturisasi KPR Malah Jadi Masalah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tatar Bungawari, Manifestasi Wellness dan Kematangan 25 Tahun Kota Baru Parahyangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tantangan Sektor Properti Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan Tol Bogor-Serpong (via Parung) Segera Dimulai, Pacu Pertumbuhan Ekonomi Koridor Barat Bogor

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bapak Real Estate Indonesia Itu Berpulang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
PT Leksana Komunikasi Media

Redaksi, Komunikasi, Pemasaran dan Riset :
Email : redaksi@propertytimes.id redaksi.propertytimes@gmail.com marketing@propertytimes.id

MENU

  • Figure
  • Q&A
  • Brokerages
  • E-Magazine
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
  • About
  • Privacy Policy
  • Trademarks
  • Terms of Service

©2018 - 2026 Propertytimes.id

No Result
View All Result
  • Figure
  • Q&A
  • Brokerages
  • E-Magazine
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
  • About
  • Privacy Policy
  • Trademarks
  • Terms of Service

©2018 - 2026 Propertytimes.id