Property Times
  • Home
  • Headline
  • News
  • The Pavilion Sawangan
  • The Project
  • Building Material
  • Technology
  • Korporasi
  • Design Architecture
  • Travel & Leisure
  • Figure
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • News
  • The Pavilion Sawangan
  • The Project
  • Building Material
  • Technology
  • Korporasi
  • Design Architecture
  • Travel & Leisure
  • Figure
No Result
View All Result
Property Times
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • News
  • The Pavilion Sawangan
  • The Project
  • Building Material
  • Technology
  • Korporasi
  • Design Architecture
  • Travel & Leisure
  • Figure
Home Bank Indonesia

Harga Rumah Surabaya dan Medan Melaju, Manado Justru Terkoreksi

Redaksi by Redaksi
February 10, 2026
in Bank Indonesia, Headline, News, Pembiayaan Perumahan, Real Estate, Survei Harga Properti Residensial (SHPR)
0

Ilustrasi kawasan perumahan. Dok: Ist

0
SHARES
60
VIEWS

Jakarta, Propertytimes.id – Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa kenaikan harga properti residensial di pasar primer masih tertahan pada penghujung tahun 2025. Berdasarkan Survei Harga Properti Residensial (SHPR) yang dirilis Jumat (6/2), Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) pada triwulan IV 2025 tercatat tumbuh terbatas sebesar 0,83% secara tahunan (year-on-year/yoy).

Angka ini menunjukkan kondisi yang relatif stabil jika dibandingkan dengan pertumbuhan pada triwulan III 2025 yang sebesar 0,84% (yoy). Secara umum, harga di seluruh tipe hunian tetap merangkak naik namun dalam besaran yang tipis.

Rumah tipe menengah menjadi penggerak utama indeks harga dengan pertumbuhan sebesar 1,12% (yoy), meskipun angka ini sedikit melambat dibandingkan triwulan sebelumnya yang mencapai 1,18% (yoy). Sementara itu, rumah tipe kecil mencatatkan pertumbuhan harga sebesar 0,76% (yoy), sedikit lebih tinggi dibandingkan triwulan III 2025 yang tumbuh 0,71% (yoy). Untuk tipe hunian besar, kenaikan harga terpantau stabil di angka 0,72% (yoy).

BACA JUGA: Penjualan Rumah Melonjak di Akhir 2025, Sinyal Bullish Sektor Properti?

“Harga properti residensial di pasar primer pada triwulan IV 2025 tumbuh terbatas,” tulis Bank Indonesia. Jika dilihat secara triwulanan (quarter-to-quarter/qtq), IHPR tumbuh sebesar 0,17%, sedikit melambat dari capaian triwulan sebelumnya yang sebesar 0,22%. Kondisi ini mencerminkan sikap hati-hati dari sisi pengembang dalam menyesuaikan harga di tengah upaya menjaga daya beli masyarakat di pasar primer.

Sejumlah kota melonjak signifikan

Meski secara nasional pertumbuhan harga properti residensial cenderung stagnan, sejumlah kota besar di Indonesia justru mencatatkan lonjakan harga yang signifikan pada akhir tahun 2025. Data Bank Indonesia menunjukkan adanya disparitas pertumbuhan harga yang mencolok antar wilayah.

Secara tahunan, kenaikan harga tertinggi terjadi di kota Batam dan Medan. Harga properti di Batam tumbuh 2,39% (yoy), sedangkan di Medan meningkat sebesar 1,39% (yoy). Lonjakan di Medan cukup kontras mengingat pada triwulan sebelumnya pertumbuhan harganya hanya berada di level 0,78%.

BACA JUGA: Survei BI Indikasikan Harga Rumah Tumbuh Melambat di Triwulan III 2024

Secara triwulanan (qtq), Surabaya menjadi jawara dengan pertumbuhan harga mencapai 1,88%, berbalik arah setelah sempat terkontraksi 0,22% pada triwulan sebelumnya. Medan menyusul di posisi kedua dengan kenaikan 0,88% (qtq).

Namun, tren positif ini tidak terjadi merata di seluruh Indonesia. BI mencatat dari 18 kota yang disurvei, sebanyak 12 kota mengalami perlambatan pertumbuhan harga. Palembang, misalnya, melambat ke angka 0,52% (yoy) setelah sebelumnya sempat tumbuh tinggi 1,06%.

Kondisi paling kontras terlihat di Manado, di mana harga rumah justru mengalami kontraksi atau penurunan sebesar 0,04% (yoy). Selain Manado, kota-kota seperti Pontianak dan Yogyakarta juga mencatatkan perlambatan harga yang cukup dalam secara triwulanan. Laporan Bank Indonesia ini memberikan gambaran bagi calon pembeli dan investor bahwa lokasi tetap menjadi faktor krusial, mengingat adanya perbedaan performa pasar properti yang cukup lebar antar daerah di Indonesia.

 

Tags: Bank IndonesiaHarga Properti Medaninvestasi propertiproperti SurabayaTren Harga Rumah
Previous Post

BCA Targetkan Pertumbuhan KPR 7 Persen di 2026

Next Post

Langgar Aturan Pasar Modal, OJK Sanksi Tegas Repower Asia Indonesia

Next Post

Langgar Aturan Pasar Modal, OJK Sanksi Tegas Repower Asia Indonesia

Terpopuler

  • Curhatan Salah Satu Debitur BTN: Ketika Restrukturisasi KPR Malah Jadi Masalah Baru

    Curhatan Salah Satu Debitur BTN: Ketika Restrukturisasi KPR Malah Jadi Masalah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tantangan Sektor Properti Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan Tol Bogor-Serpong (via Parung) Segera Dimulai, Pacu Pertumbuhan Ekonomi Koridor Barat Bogor

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bapak Real Estate Indonesia Itu Berpulang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengembang Jepang Ini Akan Garap Proyek Kota Mandiri di Pinggiran Jakarta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
PT Leksana Komunikasi Media

Redaksi, Komunikasi, Pemasaran dan Riset :
Email : redaksi@propertytimes.id redaksi.propertytimes@gmail.com marketing@propertytimes.id

MENU

  • Figure
  • Q&A
  • Brokerages
  • E-Magazine
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
  • About
  • Privacy Policy
  • Trademarks
  • Terms of Service

©2018 - 2026 Propertytimes.id

No Result
View All Result
  • Figure
  • Q&A
  • Brokerages
  • E-Magazine
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
  • About
  • Privacy Policy
  • Trademarks
  • Terms of Service

©2018 - 2026 Propertytimes.id