Property Times
  • Home
  • Headline
  • News
  • The Pavilion Sawangan
  • The Project
  • Building Material
  • Technology
  • Korporasi
  • Design Architecture
  • Travel & Leisure
  • Figure
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • News
  • The Pavilion Sawangan
  • The Project
  • Building Material
  • Technology
  • Korporasi
  • Design Architecture
  • Travel & Leisure
  • Figure
No Result
View All Result
Property Times
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • News
  • The Pavilion Sawangan
  • The Project
  • Building Material
  • Technology
  • Korporasi
  • Design Architecture
  • Travel & Leisure
  • Figure
Home Headline

Menteri Ara: Rumah Subsidi di Perkotaan akan Berbentuk Rusun

Redaksi by Redaksi
September 29, 2025
in Headline, Kementerian Perumahan dan Pemukiman, News, Pembiayaan Perumahan, Perumahan Rakyat, Real Estate
0
Menteri Ara: Rumah Subsidi di Perkotaan akan Berbentuk Rusun

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait. Foto: Kementerian PKP

0
SHARES
16
VIEWS

Jakarta, Propertytimes.id – Pemerintah tengah menyiapkan terobosan baru dalam program rumah subsidi dengan menghadirkan hunian vertikal atau rumah susun (rusun) di kota-kota besar, termasuk Jakarta. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyebut langkah ini untuk menjawab kebutuhan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang semakin sulit memiliki rumah tapak di pusat kota.

“Bagaimana ada rumah subsidi di kota. Saya akan bertemu Pak Gubernur Jakarta untuk membahas rencana program rumah subsidi dalam bentuk rusun,” ujar Maruarar usai bertemu Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Rionald Silaban, Rabu (24/9) lalu sebagaimana dilansir dari laman resmi Kementerian PKP.

Maruarar, yang akrab disapa Ara, menuturkan dirinya sudah dua kali berdiskusi dengan Gubernur DKI Jakarta untuk menyiapkan formula program tersebut. Ia menegaskan, subsidi yang akan diberikan bukan untuk rumah tapak, melainkan khusus untuk rumah susun agar sesuai dengan kondisi lahan perkotaan yang semakin terbatas.

Menurut Ara, program ini akan dirancang bersama Kementerian Keuangan, Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera), dan pemerintah daerah. “Nanti Tapera, Kementerian Keuangan, dan kami bersama pemda-pemda, terutama di daerah perkotaan, membuat skema baru untuk rusun tapi dengan subsidi. Pada waktunya akan saya sampaikan,” katanya.

Selain fokus di Jakarta, pemerintah juga terus memperluas jangkauan rumah subsidi di daerah. Pada Senin (29/9), Kementerian PKP akan menggelar akad massal untuk 25 ribu debitur rumah subsidi di Kabupaten Bogor. Ara menjelaskan, Bogor dipilih karena kualitas pengembang di daerah tersebut dinilai baik serta angka kemiskinan ekstrem yang masih tinggi. “Dari data BPS, jumlah kemiskinan ekstrem paling banyak ada di Kabupaten Bogor,” ujarnya.

Program rumah subsidi telah lama menjadi salah satu instrumen pemerintah untuk memperluas kepemilikan rumah bagi MBR. Tahun ini, pemerintah menargetkan pembangunan 350 ribu unit rumah subsidi melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Untuk tahun 2026, Kementerian PKP mengalokasikan dana sekitar Rp375,3 miliar guna membangun 796 unit rusun di berbagai kota.

Dengan terobosan hunian vertikal bersubsidi ini, pemerintah berharap warga berpenghasilan rendah tetap memiliki akses terhadap rumah layak di tengah kota. Namun, skema detail terkait harga, lokasi, dan mekanisme subsidi masih akan diumumkan setelah pembahasan bersama kementerian dan pemerintah daerah rampung.

Tags: bogorBP TaperaFLPPHunian VertikaljakartaKementerian Keuanganmaruarar siraitmasyarakat berpenghasilan rendahMenteri PKPPerumahan Rakyatrumah subsidirusun subsidi
Previous Post

Bidik Proyek Cuan, Pengembang Dubai Ramai-Ramai Ekspansi ke Pasar Global

Next Post

Branded Residences Jadi Tren Baru, Thailand Makin Dilirik Investor Properti

Next Post
Branded Residences Jadi Tren Baru, Thailand Makin Dilirik Investor Properti

Branded Residences Jadi Tren Baru, Thailand Makin Dilirik Investor Properti

Terpopuler

  • Curhatan Salah Satu Debitur BTN: Ketika Restrukturisasi KPR Malah Jadi Masalah Baru

    Curhatan Salah Satu Debitur BTN: Ketika Restrukturisasi KPR Malah Jadi Masalah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tantangan Sektor Properti Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan Tol Bogor-Serpong (via Parung) Segera Dimulai, Pacu Pertumbuhan Ekonomi Koridor Barat Bogor

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bapak Real Estate Indonesia Itu Berpulang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengembang Jepang Ini Akan Garap Proyek Kota Mandiri di Pinggiran Jakarta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
PT Leksana Komunikasi Media

Redaksi, Komunikasi, Pemasaran dan Riset :
Email : redaksi@propertytimes.id redaksi.propertytimes@gmail.com marketing@propertytimes.id

MENU

  • Figure
  • Q&A
  • Brokerages
  • E-Magazine
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
  • About
  • Privacy Policy
  • Trademarks
  • Terms of Service

©2018 - 2026 Propertytimes.id

No Result
View All Result
  • Figure
  • Q&A
  • Brokerages
  • E-Magazine
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
  • About
  • Privacy Policy
  • Trademarks
  • Terms of Service

©2018 - 2026 Propertytimes.id