Property Times
  • Home
  • Headline
  • News
  • The Pavilion Sawangan
  • The Project
  • Building Material
  • Technology
  • Korporasi
  • Design Architecture
  • Travel & Leisure
  • Figure
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • News
  • The Pavilion Sawangan
  • The Project
  • Building Material
  • Technology
  • Korporasi
  • Design Architecture
  • Travel & Leisure
  • Figure
No Result
View All Result
Property Times
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • News
  • The Pavilion Sawangan
  • The Project
  • Building Material
  • Technology
  • Korporasi
  • Design Architecture
  • Travel & Leisure
  • Figure
Home Business

Memangkas Belit KPR dengan Revolusi Digital, Strategi CIMB Niaga Menjawab Tantangan Zaman

Nasabah bisa mendapatkan persetujuan prinsip dalam waktu sekitar 30 menit

Redaksi by Redaksi
September 19, 2025
in Business, Headline, Korporasi, News, Perbankan, Perumahan Rakyat, Real Estate
0
KOLOM | Hari Perumahan Nasional 2025; Mimpi Rumah Milik Milenial, Realita Backlog yang Tak Kunjung Usai
0
SHARES
60
VIEWS

Jakarta, Propertytimes.id – Langkah Fajar, 34 tahun — seorang profesional muda di Jakarta, untuk memiliki rumah pertama ibarat pekerjaan memindahkan “gunung”. Jadwalnya yang padat sebagai pekerja korporat, kerap membuatnya enggan berurusan dengan antrean dan setumpuk dokumen di bank.

Sejak dua bulan terakhir, Fajar memang cukup aktif untuk berburu hunian impian melalui sejumlah portal penjualan rumah atau pameran properti virtual. Masalah pun muncul, ketika lokasi dan harga rumah sudah klik, eh bank yang dipilih untuk pembiayaan malah tidak kunjung selesai.

Belakangan, seorang rekan di kantor merekomendasikannya formulir digital pengajuan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dari PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga). Meski ragu, ia tetap mencoba mengisi formulir tersebut melalui ponsel.

Gayung bersambut. Proses administrasi yang cepat dan mudah, membuat Fajar sukses untuk memiliki rumah tanpa harus melalui drama yang ia khawatirkan. “Prosesnya cepat, transparan, dan yang paling penting, tidak memakan waktu lama,” ujarnya sumringah.

Kisah Fajar adalah satu dari ribuan narasi baru dalam hubungan antara bank dan nasabahnya. Ia merepresentasikan generasi milenial dan Gen Z yang dikenal digital-native, sampai-sampai perilakunya harus memaksa berbagai industri, termasuk finansial bertransformasi dengan cepat.

Menurut data yang pernah dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bank Dunia (World Bank), sekitar 30% penduduk di Jakarta saat ini diisi oleh kaum milenial atau sekitar 3 juta orang. Tak heran, jika Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (saat ini Kementerian PKP) sempat mencatat ada lebih dari 70% realisasi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dimanfaatkan oleh generasi milenial dan sebanyak 12% digunakan oleh generasi Z.

Digital Mortgage

Selama 70 tahun hadir di Indonesia, CIMB Niaga tidak hanya menjadi saksi bisnis dari evolusi tersebut, tetapi juga aktif menjadi salah satu aktor penggerak, khususnya di sektor properti yang menjadi tulang punggung ekonomi nasional.

Tak bisa dipungkiri, tantangan terbesar industri perbankan saat ini adalah mengakselerasi layanan yang selama ini dikenal berbelit. Untuk menjawab tantangan tersebut, CIMB Niaga pun meluncurkan inovasi Digital Mortgage melalui platform Online Form. Inovasi ini diklaim bukan sekadar digitalisasi dokumen, melainkan perubahan fundamental dalam pengalaman nasabah.

BACA JUGA: Milirik Strategi Perbankan Dorong Kredit di Tengah Pelonggaran BI Rate

“Proses digitalisasi membuat proses pengajuan pembiayaan KPR CIMB Niaga menjadi lebih mudah dan dapat diakses setiap saat secara online. Nasabah bisa mendapatkan persetujuan prinsip dalam waktu sekitar 30 menit,” jelas Djojo Boentoro, Head of Secured Lending Business & Consumer Credit Underwriting PT Bank CIMB Niaga Tbk, kepada Propertytimes.id, pertengahan September lalu.

Djojo Boentoro, Head of Secured Lending Business & Consumer Credit Underwriting CIMB Niaga. Foto: Ist

Melalui platform ini, lanjut Djojo, status pengajuan dapat dipantau langsung melalui online form, sehingga memberikan tingkat kepastian dan transparansi yang tinggi. “Tak hanya cepat dan transparan, online form juga memberikan promo diskon biaya-biaya KPR,” tambahnya.

Inovasi digital tidak berhenti di aplikasi nasabah. Menurut Djojo, CIMB Niaga juga membangun ekosistem dengan meluncurkan aplikasi OCTO Friends, yang memungkinkan siapa pun mulai dari agen properti hingga masyarakat umum untuk merekomendasikan produk perbankan dan mendapatkan insentif. Dengan demikian, sebutnya, langkah ini dapat memperluas jangkauan sekaligus memanfaatkan kekuatan jaringan sosial dalam dunia digital.

Sebagai salah satu pionir Bank KPR di Indonesia, kontribusi CIMB Niaga pada sektor properti tercatat dalam angka yang signifikan. Hingga saat ini, outstanding KPR bank yang telah beroperasi sejak 1955 tersebut mencapai Rp 41,8 triliun. Bagi sebuah bank penyedia KPR, angka ini tentu bukan sekadar pencapaian kuantitatif, melainkan cerminan dari kepercayaan masyarakat yang telah dibangun selama tujuh dekade.

Kini, setelah hampir 70 tahun berlalu, kepercayaan itu kembali diuji dengan dominasi generasi muda sebagai pembeli rumah pertama. Karakter mereka yang melekat dengan gawai menjadi pertimbangan utama.

“CIMB Niaga hadir dengan formulir digital (Online Form) yang memudahkan calon nasabah mengajukan KPR tanpa perlu datang langsung ke cabang. Proses pengajuan jadi lebih cepat, mudah, dan hemat waktu. Strateginya jelas, memenuhi kebutuhan generasi muda yang mengutamakan layanan digital yang bisa dilakukan kapan dan di mana saja,” ujar Djojo Boentoro.

Di luar digitalisasi, tren global lainnya yang direspons CIMB Niaga adalah keberlanjutan (sustainability). Komitmen ini diwujudkan melalui produk Green Mortgage, sebuah terobosan dalam pembiayaan properti ramah lingkungan.

“Pembiayaan green mortgage merupakan fasilitas pembiayaan untuk pembelian properti dari pengembang yang memiliki hunian tersertifikasi hijau, misalnya oleh Green Building Council Indonesia (GBCI) dan/atau Excellence in Design for Greater Efficiencies (EDGE),” jelas Djojo.

Bagi nasabah, keuntungannya langsung terasa berupa suku bunga lebih rendah serta potongan biaya-biaya KPR lainnya. Inisiatif ini bukan hanya program marketing semata, melainkan bagian integral dari Roadmap Keuangan Berkelanjutan Tahap II Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan pilar “Usaha Berkelanjutan” CIMB Niaga.

Di sisi lain, langkah ini sekaligus menjadi batu pijakan menuju target ambisius bank mencapai net zero emission (NZE) pada tahun 2050 mendatang. “Pembiayaan properti hijau bukan hanya produk, tetapi bagian dari strategi besar Bank dalam mendukung transisi menuju ekonomi rendah karbon di Indonesia,” tegas Djojo.

Smart City, Hunian Hijau, dan Integrasi Digital

Memandang 10 hingga 20 tahun ke depan, CIMB Niaga cukup optimis dengan potensi besar yang dihasilkan green mortgage. “Sebagai inisiatif yang terbilang baru di industri properti, green mortgage memiliki potensi besar untuk terus berkembang. Hal ini sejalan dengan mulai tumbuhnya kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup berkelanjutan,” imbuh Djojo.

Adapun, strategi ke depan, sebutnya, CIMB Niaga akan berfokus pada peningkatan kerja sama dengan developer penyedia green building serta memperluas pilihan hunian ramah lingkungan bagi nasabah. Implementasi ini ini sejalan dengan tren smart city dan digitalisasi sektor properti, di mana efisiensi energi dan integrasi teknologi menjadi nilai utama.

Tak hanya itu, untuk memastikan pengalaman nasabah tetap prima di segala channel, CIMB Niaga juga mengandalkan survey Net Promoter Score (NPS). “Melalui feedback ini, CIMB Niaga dapat memastikan setiap proses baik online maupun offline tetap mudah, cepat, dan nyaman sekaligus mendorong inovasi layanan,” tutup Djojo.**

 

Tags: CIMB NiagaDigital Mortgagegenerasi sandwichGreen Mortgagehunian hijau.inovasi perbankanKPRperbankan digitalPropertiSustainability
Previous Post

Gelar Groundbreaking, Pengembang Qatar Mulai Bangun 50 Ribu Unit Apartemen TOD di Lahan Milik KAI

Next Post

Metland Kertajati, Hunian Modern dengan Konsep New City di Pusat Pertumbuhan Baru Majalengka

Next Post
Metland Kertajati, Hunian Modern dengan Konsep New City di Pusat Pertumbuhan Baru Majalengka

Metland Kertajati, Hunian Modern dengan Konsep New City di Pusat Pertumbuhan Baru Majalengka

Terpopuler

  • Curhatan Salah Satu Debitur BTN: Ketika Restrukturisasi KPR Malah Jadi Masalah Baru

    Curhatan Salah Satu Debitur BTN: Ketika Restrukturisasi KPR Malah Jadi Masalah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tantangan Sektor Properti Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan Tol Bogor-Serpong (via Parung) Segera Dimulai, Pacu Pertumbuhan Ekonomi Koridor Barat Bogor

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bapak Real Estate Indonesia Itu Berpulang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengembang Jepang Ini Akan Garap Proyek Kota Mandiri di Pinggiran Jakarta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
PT Leksana Komunikasi Media

Redaksi, Komunikasi, Pemasaran dan Riset :
Email : redaksi@propertytimes.id redaksi.propertytimes@gmail.com marketing@propertytimes.id

MENU

  • Figure
  • Q&A
  • Brokerages
  • E-Magazine
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
  • About
  • Privacy Policy
  • Trademarks
  • Terms of Service

©2018 - 2026 Propertytimes.id

No Result
View All Result
  • Figure
  • Q&A
  • Brokerages
  • E-Magazine
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
  • About
  • Privacy Policy
  • Trademarks
  • Terms of Service

©2018 - 2026 Propertytimes.id