Property Times
  • Home
  • Headline
  • News
  • The Pavilion Sawangan
  • The Project
  • Building Material
  • Technology
  • Korporasi
  • Design Architecture
  • Travel & Leisure
  • Figure
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • News
  • The Pavilion Sawangan
  • The Project
  • Building Material
  • Technology
  • Korporasi
  • Design Architecture
  • Travel & Leisure
  • Figure
No Result
View All Result
Property Times
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • News
  • The Pavilion Sawangan
  • The Project
  • Building Material
  • Technology
  • Korporasi
  • Design Architecture
  • Travel & Leisure
  • Figure
Home Commercial

Kunjungan Mal Tinggi, Namun Belum Mendongkrak Nilai Transaksi Belanja Konsumen

Redaksi by Redaksi
October 19, 2026
in Commercial, Headline, Lifestyle, Mall, News
0
Salah satu pusat perbelanjaan di Jabodetabek

Ilustrasi salah satu pusat perbelanjaan di Jabodetabek

0
SHARES
8
VIEWS

Jakarta, Propertytimes.id – Tak bisa dipungkiri, tingkat kunjungan masyarakat ke pusat perbelanjaan atau mal di kawasan Jabodetabek terpantau stabil pada kuartal ketiga 2026. Berdasarkan laporan riset pasar ritel yang dilansir dari Colliers Indonesia, keramaian pengunjung mal tersebut didominasi oleh aktivitas makan, hiburan, rekreasi, dan bersosialisasi. Kendati demikian, peningkatkan kunjungan tersebut belum berbanding lurus dengan pertumbuhan volume transaksi belanja.

Menurut Colliers Indonesia, kondisi ini menuntut para pengelola pusat perbelanjaan dan pelaku usaha ritel untuk mengubah fokus strategi bisnis mereka. “Tantangan utama di pasar saat ini bukan lagi sekadar mendatangkan calon pembeli masuk ke area mal, melainkan bagaimana mengonversi jumlah kunjungan harian tersebut menjadi nilai transaksi nyata yang mampu menopang produktivitas toko. Konsumen terpantau semakin selektif dalam mengalokasikan anggaran belanja serta memilah waktu pembelian secara cermat,” tulis Colliers dalam laporannya bertajuk Perkembangan Sektor Properti Q32026 JaBoDeTaBek dan Bali, awal Oktober lalu.

BACA JUGA: Colliers Indonesia: Pasar Ritel Jakarta Fokus pada Renovasi, Mal Baru Masih Terbatas

Tak hanya itu, Colliers menyebutkan, jika dampak dari ketidakseimbangan antara kunjungan dan transaksi ini paling dirasakan oleh segmen pusat perbelanjaan kelas menengah ke bawah. Data Colliers Indonesia menunjukkan bahwa hampir 90 persen atau tepatnya 89,8 persen dari total ruang kosong ritel di Jabodetabek terkonsentrasi pada mal kelas menengah hingga menengah-bawah.

Sebaliknya, ruang kosong pada mal kelas atas dan premium hanya mencatatkan angka 10,2 persen. “Mal di kelas atas didukung oleh ekosistem penyewa yang solid, basis konsumen loyal, serta kekuatan merek yang mapan,” papar Colliers.

Alhasil, bagi pengelola pusat perbelanjaan, upaya peremajaan (rejuvenation) kawasan menjadi sebuah kewajiban. Langkah pembaruan tersebut tidak sekadar bersifat kosmetik atau estetika bangunan, melainkan strategi menyeluruh untuk mengembalikan relevansi pasar, menarik minat peritel kembali, dan meningkatkan produktivitas komersial secara jangka panjang. Sebab, menurut Colliers, keberhasilan pengelolaan pasar ritel ke depan sangat ditentukan oleh kemampuan ekosistem mal dalam menjaga daya tarik, bukan sekadar mempertahankan angka okupansi fisik.

“Perubahan perilaku juga terlihat jelas pada strategi ekspansi para pelaku usaha ritel. Era pembukaan gerai secara masif dengan prinsip memperbanyak jumlah titik lokasi secara agresif kini telah mulai berakhir. Karena itu, para peritel kini  menerapkan seleksi yang jauh lebih ketat terkait lokasi penempatan gerai serta menyesuaikan dimensi ukuran toko secara proporsional dengan potensi penjualan di masing-masing titik. Setiap pembukaan gerai fisik baru dituntut untuk memberikan hasil keuangan yang sepadan dengan besaran modal yang ditanamkan,” pungkas Colliers.

Tags: bisnis malColliers Indonesiaperilaku konsumensektor ritelstrategi periteltingkat kunjungan mal
Previous Post

Gagal Bayar Bunga Utang, Perdagangan Saham PT PP Disuspensi Bursa

Next Post

Pengembang Apartemen Jakarta Tahan Harga Jual, Strategi Diskon Terselubung Jadi Andalan

Next Post
Tower Diamanta Serpong Garden Apartment Mulai Dibangun #Keepontrack

Pengembang Apartemen Jakarta Tahan Harga Jual, Strategi Diskon Terselubung Jadi Andalan

Terpopuler

  • Curhatan Salah Satu Debitur BTN: Ketika Restrukturisasi KPR Malah Jadi Masalah Baru

    Curhatan Salah Satu Debitur BTN: Ketika Restrukturisasi KPR Malah Jadi Masalah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tatar Bungawari, Manifestasi Wellness dan Kematangan 25 Tahun Kota Baru Parahyangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan Tol Bogor-Serpong (via Parung) Segera Dimulai, Pacu Pertumbuhan Ekonomi Koridor Barat Bogor

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tantangan Sektor Properti Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rapor Merah 10 Emiten Properti, Suspensi Hingga Terancam Didepak dari Bursa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
PT Leksana Komunikasi Media

Redaksi, Komunikasi, Pemasaran dan Riset :
Email : redaksi@propertytimes.id redaksi.propertytimes@gmail.com marketing@propertytimes.id

MENU

  • Figure
  • Q&A
  • Brokerages
  • E-Magazine
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
  • About
  • Privacy Policy
  • Trademarks
  • Terms of Service

©2018 - 2026 Propertytimes.id

No Result
View All Result
  • Figure
  • Q&A
  • Brokerages
  • E-Magazine
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
  • About
  • Privacy Policy
  • Trademarks
  • Terms of Service

©2018 - 2026 Propertytimes.id