Serpong, Propertytimes.id – Pertumbuhan jumlah masyarakat kaya raya atau Ultra High-Net-Worth Individuals (UHNWI) di Indonesia yang diproyeksikan meningkat tajam memicu para pengembang properti papan atas untuk merilis produk hunian super mewah. Salah satunya, kolaborasi Sinar Mas Land bersama Hongkong Land melalui proyek Island Villa, sebuah kawasan hunian berkonsep resor premium di dalam area NavaPark, BSD City, Kabupaten Tangerang.
Diketahui, berdasarkan laporan The Wealth Report dari Knight Frank, populasi kelompok UHNWI di Indonesia diperkirakan akan mencapai 1.810 orang pada tahun 2026. Proyeksi tersebut dipandang sebagai sinyal positif bagi pasar properti di segmen ultra-luxury. Kelompok konsumen di kelas ini dinilai tidak hanya mencari tempat tinggal biasa, melainkan juga menuntut nilai kelangkaan (scarcity value), privasi absolut, nilai emosional, serta ekosistem gaya hidup yang eksklusif.
Deputy Group CEO Strategy Development and Assets Sinar Mas Land, Herry Hendarta, menjelaskan bahwa Island Villa dihadirkan sebagai simbol pencapaian sekaligus instrumen pelestarian kekayaan (wealth preservation) bagi para pemiliknya. Proyek kolaborasi ini memadukan pengalaman panjang Sinar Mas Land selama lebih dari 50 tahun dalam membangun kota mandiri dengan rekam jejak Hongkong Land yang telah lebih dari 130 tahun melayani pasar hunian premium di kancah internasional.
Pada penjualan fase pertama, pengembang hanya memasarkan sebanyak 12 unit dari total keseluruhan 35 unit yang direncanakan. Adapun, harga yang ditawarkan berkisar antara Rp80 miliar hingga Rp150 miliar per unit. Pihak manajemen menyatakan optimistis produk ini akan mendapat respons positif mengingat tingginya minat konsumen kelas atas terhadap hunian ultra-premium pertama di kawasan BSD City tersebut.
BACA JUGA: Tren Rumah Super Mewah di Pinggiran Jakarta dan Tantangan Pasar Sekundernya
Kawasan hunian Island Villa dibangun di atas lahan seluas kurang lebih 8 hektare dengan mengusung slogan “The Highest Status”. Setiap unit dirancang dalam bangunan tiga lantai yang terbagi menjadi dua tipe ukuran, yaitu Tipe The Premium dengan luas bangunan 929 meter persegi serta luas tanah berkisar 1.000 hingga 1.788 meter persegi. Tipe kedua adalah The Signature yang memiliki luas bangunan 1.324 meter persegi dengan luas tanah mencapai 1.500 hingga 2.214 meter persegi.
Setiap unit rumah dilengkapi dengan lima hingga enam kamar tidur ensuite, balkon pribadi, lift internal, serta area halaman dalam (inner courtyard) yang terhubung langsung dengan paviliun kedatangan. Ruang keluarga dan ruang makan didesain dengan langit-langit setinggi 7 meter serta jendela panorama berukuran besar untuk menciptakan kesan luas dan menyatu dengan alam sekitar. Interior rumah juga menggunakan material premium, seperti lantai marmer impor, peralatan dapur dari merek Gaggenau, kapasitas garasi hingga enam mobil, serta dukungan sistem rumah pintar dan keamanan satu gerbang 24 jam.
BACA JUGA: Laku Rp260 Miliar Saat Soft Launch, Soultan Island Jadi Primadona Baru Hunian Ultra-Mewah di Bekasi
Keunggulan lain dari kompleks hunian ini adalah akses langsung menuju Botanic Park, sebuah taman botani tepi sungai seluas 10 hektare. Pengembang menyediakan akses masuk privat melalui gerbang khusus dan jembatan eksklusif di tengah taman guna menjamin privasi penghuni. Selain itu, tersedia fasilitas Private Garden seluas 1 hektare, jalur pedestrian privat sepanjang 1,3 kilometer, serta berbagai fasilitas kebugaran di dalam klaster NavaPark.
Secara geografis, lokasi hunian ini dikelilingi oleh ekosistem komersial, pusat perkantoran, fasilitas kesehatan, serta institusi pendidikan internasional di jantung BSD City. Aksesibilitas menuju kawasan juga didukung oleh konektivitas jalan tol yang menghubungkan BSD City dengan berbagai wilayah utama di Jabodetabek serta Bandara Internasional Soekarno-Hatta.




