Jakarta, Propertytimes.id – Raksasa ekuitas swasta (private equity) global, CVC Capital Partners, berencana menanamkan investasi dalam jumlah yang tidak disebutkan pada perusahaan ritel terkemuka di Indonesia, PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI). Langkah strategis ini diketahui sebagai upaya memperkuat ekspansi bisnis CVC di pasar ritel Asia Tenggara.
Dilansir dari laman Law.asia, Selasa (2/6/2026), rencana investasi CVC bergulir setelah Pacific Universal Investments, perusahaan investasi yang berbasis di Singapura, merampungkan akuisisi 51 persen saham MAPI senilai Rp 11,8 triliun (sekitar 659 juta dollar AS) pada Mei 2026.
Sesuai dengan ketentuan regulasi pasar modal yang berlaku di Indonesia, transaksi akuisisi saham pengendali tersebut memicu kewajiban penawaran tender wajib (mandatory tender offer) untuk sisa saham yang masih dimiliki oleh pemegang saham minoritas. Harga penawaran tender wajib ditetapkan sebesar Rp 1,550 per lembar saham.
Baca Juga: Ekspansi Brand Asing Dorong Penyerapan Ruang Ritel di Jakarta
Dalam pelaksanaan penawaran tender wajib ini, CVC dan Pacific Universal Investments memanfaatkan hubungan kemitraan strategis mereka yang telah terjalin selama lebih dari satu dekade. Proses tersebut akan dilakukan melalui dua kendaraan investasi, yakni Samudra (Investment) dan Ocean Continuum. Kedua entitas tersebut dimiliki secara tidak langsung dengan porsi 51 persen oleh Pacific Universal Investments dan 49 persen oleh dana yang dikelola atau di bawah penasihat CVC.
Guna melancarkan aksi korporasi ini, Clifford Chance ditunjuk sebagai penasihat hukum CVC Capital Partners untuk menangani aspek-aspek internasional dari rencana investasi tersebut. Tim penasihat hukum dari Clifford Chance dipimpin oleh mitra ekuitas swasta Tom Lin, didampingi oleh asosiat senior David Ho, serta asosiat Denzyl Ang dan Wenkai Lyu.
Selain itu, tim keuangan yang memberikan saran terkait transaksi ini melibatkan mitra global co-head leveraged finance Matthew Truman, mitra Charlotte Leung, serta asosiat Ken Li.
MAPI sendiri diketahui merupakan salah satu grup ritel terbesar di Indonesia yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perusahaan ini mengoperasikan berbagai jaringan toko perlengkapan dan department store terkemuka di Indonesia, termasuk SOGO dan SEIBU, serta telah memperluas cakupan operasionalnya ke berbagai negara di kawasan Asia Tenggara.




