Property Times
  • Home
  • Headline
  • News
  • The Pavilion Sawangan
  • The Project
  • Building Material
  • Technology
  • Korporasi
  • Design Architecture
  • Travel & Leisure
  • Figure
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • News
  • The Pavilion Sawangan
  • The Project
  • Building Material
  • Technology
  • Korporasi
  • Design Architecture
  • Travel & Leisure
  • Figure
No Result
View All Result
Property Times
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • News
  • The Pavilion Sawangan
  • The Project
  • Building Material
  • Technology
  • Korporasi
  • Design Architecture
  • Travel & Leisure
  • Figure
Home Data Center

Pasokan Lahan Industri di Bekasi Menipis, Minat Investor Bergeser ke Koridor Baru

Redaksi by Redaksi
February 23, 2026
in Data Center, Headline, Industrial, Infrastruktur, News, Real Estate
0
Gelar RUPS Tahunan, Pemegang Saham Jababeka Setujui Dividen Tunai Rp36,3 Miliar

Salah satu kawasan industri di wilayah industri. Foto: Jababeka

0
SHARES
152
VIEWS

Bekasi, Propertytimes.id – Pasar lahan industri di wilayah Greater Jakarta menutup tahun 2025 dengan catatan performa yang impresif. Meski tidak ada penambahan pasokan lahan baru sepanjang kuartal terakhir, tingkat penyerapan justru melampaui rata-rata tahunan historis. Alhasil, fenomena pengetatan pasok di lokasi yang sudah matang kini mulai mendorong pergeseran peta investasi ke wilayah penyangga lainnya.

Berdasarkan laporan terbaru Colliers Quarterly Property Market Q4 2025, total transaksi lahan sepanjang tahun lalu menembus angka 311,85 hektare. Capaian ini naik signifikan dibandingkan rata-rata tahunan periode 2020-2023 yang berada di angka 213 hektare. Tingginya angka penyerapan ini menjadi sinyal kuat bahwa pasar telah kembali pada tren pertumbuhan berkelanjutan yang didorong oleh investasi asing berbasis manufaktur.

Head of Research Colliers Indonesia, Ferry Salanto, menjelaskan bahwa kekuatan fundamental pasar tetap terjaga meski tanpa adanya peluncuran pasokan baru sepanjang tahun ini. Namun, kondisi tersebut membawa tantangan tersendiri bagi calon investor karena ketersediaan lahan yang semakin langka, khususnya di pusat-pusat industri lama.

BACA JUGA: Pasokan Lahan Terbatas, Volume Transaksi Kawasan Industri Surabaya Melambat

Kawasan Bekasi yang selama ini menjadi hub utama dilaporkan hampir mencapai kapasitas efektifnya dengan sisa lahan hanya sekitar 100 hektare. Kelangkaan di titik utama tersebut memaksa para pelaku industri untuk melakukan pergeseran strategis ke koridor baru seperti Karawang, Purwakarta, hingga Subang.

Permintaan lahan saat ini masih didominasi oleh sektor manufaktur seperti otomotif, tekstil, alat berat, dan barang konsumsi. Di sisi lain, sektor pusat data atau data center juga muncul sebagai penggerak permintaan yang signifikan, khususnya di kawasan Greenland International Industrial Center atau GIIC.

Melihat dinamika permintaan yang kuat dan pasokan yang terbatas, harga lahan diprediksi akan mengalami tren kenaikan pada awal 2026. Saat ini, rata-rata harga lahan industri di Greater Jakarta berada di angka USD 177,84 per meter persegi, atau setara dengan Rp2,98 juta per meter persegi (asumsi kurs Rp16.800).

Selain keterbatasan lahan, kebijakan pemerintah di sektor kendaraan listrik atau Electric Vehicles (EV) turut memengaruhi arah pasar. Seiring berakhirnya insentif fiskal untuk unit impor pada akhir 2025, pemerintah kini mewajibkan produsen untuk memenuhi persyaratan produksi lokal yang lebih ketat mulai Januari 2026. Langkah ini diperkirakan akan menggeser permintaan penyewa menuju industri perakitan otomotif dan komponen baterai di dalam negeri

 

Tags: Colliers Indonesiadata centerekonomi nasionalInvestasi ManufakturKarawangKawasan Industri Bekasikendaraan listriklahan industriproperti komersialsubang
Previous Post

Groundbreaking Rusun Subsidi di Meikarta Ditargetkan 8 Maret Mendatang

Next Post

Kompetisi Desain Rumah Bambu 2026 Resmi Bergulir, Pemenang Akan Bangun Prototipe di Bali

Next Post
Kompetisi Desain Rumah Bambu 2026 Resmi Bergulir, Pemenang Akan Bangun Prototipe di Bali

Kompetisi Desain Rumah Bambu 2026 Resmi Bergulir, Pemenang Akan Bangun Prototipe di Bali

Terpopuler

  • Curhatan Salah Satu Debitur BTN: Ketika Restrukturisasi KPR Malah Jadi Masalah Baru

    Curhatan Salah Satu Debitur BTN: Ketika Restrukturisasi KPR Malah Jadi Masalah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tatar Bungawari, Manifestasi Wellness dan Kematangan 25 Tahun Kota Baru Parahyangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tantangan Sektor Properti Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan Tol Bogor-Serpong (via Parung) Segera Dimulai, Pacu Pertumbuhan Ekonomi Koridor Barat Bogor

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bapak Real Estate Indonesia Itu Berpulang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
PT Leksana Komunikasi Media

Redaksi, Komunikasi, Pemasaran dan Riset :
Email : redaksi@propertytimes.id redaksi.propertytimes@gmail.com marketing@propertytimes.id

MENU

  • Figure
  • Q&A
  • Brokerages
  • E-Magazine
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
  • About
  • Privacy Policy
  • Trademarks
  • Terms of Service

©2018 - 2026 Propertytimes.id

No Result
View All Result
  • Figure
  • Q&A
  • Brokerages
  • E-Magazine
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
  • About
  • Privacy Policy
  • Trademarks
  • Terms of Service

©2018 - 2026 Propertytimes.id