Jakarta, Propertytimes.id – Saham milik pengembang Gandaria City, PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) sempat mencatat penguatan signifikan pada perdagangan Senin (12/1) pagi kemarin yang ditandai dengan terbentuknya gap up sejak awal sesi. Kenaikan tersebut terjadi di tengah meningkatnya perhatian investor setelah beredarnya pernyataan analis independen Yudo Achilles Sadewa di forum investasi Telegram yang dikelolanya. Yudo diketahui merupakan putra Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (12/1) pada awal perdagangan, saham emiten properti ini sempat menyentuh batas auto rejection atas (ARA) di level Rp440 per saham, atau melonjak sekitar 25 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.
BACA JUGA: Laba Melonjak, Kinerja Pakuwon Jati Bersinar di Semester I 2025
Sebelumnya, dalam pernyataannya di forum Telegram pada Jumat (9/1/2026), Yudo menilai PWON berpotensi mengikuti jejak PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI), emiten properti yang mencatat lonjakan harga saham signifikan dalam periode 2022–2024. Penilaian tersebut dikaitkan dengan rencana pengembangan Pakuwon Mall Semarang senilai sekitar Rp5,6 triliun di kawasan Gombel, Semarang, yang diproyeksikan menjadi salah satu pusat aktivitas baru di kota tersebut.
Seiring munculnya aksi ambil untung yang menekan kenaikan PWON di pertengahan sesi, Yudo mengimbau pelaku pasar agar tidak bereaksi berlebihan. Menurut dia, keputusan investasi tetap perlu didasarkan pada kinerja fundamental perseroan, khususnya perkembangan laba dan kondisi keuangan dalam laporan berkala.
Sementara itu, dilansir dari laman berita idxchannel, pengamat pasar modal Michael Yeoh menilai level Rp430 menjadi area penting bagi pergerakan saham PWON. Menurut dia, penembusan dan penutupan harga di atas level tersebut dapat membuka ruang penguatan lanjutan.
“Jika mampu bertahan dan ditutup di atas Rp430, peluang menuju Rp500 terbuka,” ujar Michael, Senin (12/1/2026). Kendati demikian, Michael mengingatkan adanya potensi koreksi jangka pendek. Berdasarkan pergerakan flow harian dan indikator teknikal, saham PWON saat ini berada dalam kondisi overbought sehingga berpeluang menguji area support di kisaran Rp380 hingga Rp356, yang merupakan celah harga (gap) yang terbentuk pada awal perdagangan.





