Serpong, Propertytimes.id – Sinar Mas Land resmi memulai pembangunan proyek komersial terbaru bertajuk Wander Alley di kawasan Transit Oriented Development (TOD) Intermoda BSD City. Prosesi groundbreaking digelar pada Rabu (17/9) dan ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh jajaran manajemen Sinar Mas Land.
Berdasarkan data Knight Frank Indonesia (2024), dalam tiga tahun terakhir terdapat 13 pusat perbelanjaan berkonsep alfresco retail yang hadir di Jakarta. Fenomena tersebut menandai meningkatnya popularitas ruang ritel terbuka pascapandemi, seiring perubahan gaya hidup masyarakat yang lebih banyak beraktivitas di luar ruangan.
Wander Alley dibangun di atas lahan seluas 1,7 hektare dari total pengembangan kawasan TOD Intermoda BSD City yang mencakup 25 hektare. Area ini menyasar para komuter, pengguna transportasi publik, komunitas, hingga masyarakat sekitar BSD City. Proyek ditargetkan selesai dan mulai beroperasi pada kuartal IV-2026.
Managing Director Business Development Sinar Mas Land, Perry P. Handjaya, mengatakan, bahwa Wander Alley dirancang sebagai alfresco retail sekaligus destinasi urban hangout place yang terintegrasi dengan jaringan transportasi publik. “Kawasan ini tidak hanya berfungsi sebagai titik transit, tetapi juga destinasi hangout yang menawarkan kuliner, olahraga, dan hiburan keluarga dalam satu lokasi,” ujar Perry dalam keterangannya, Rabu (17/9).
Pada tahap pertama, Sinar Mas Land akan mengembangkan 39 unit ritel dengan ukuran bervariasi mulai dari 30 m² hingga 1.000 m². Ruang usaha tersebut dipersiapkan untuk restoran, kafe, bakery, hingga bisnis kuliner lainnya. Sejumlah merek internasional juga telah memastikan kehadirannya di lokasi ini.
Terinspirasi dari konsep jalanan di Jepang dan Korea, Wander Alley menggabungkan ruang indoor dan outdoor dengan fasilitas food & beverage, gerai cepat saji, playground, hingga communal event space. Perancangannya melibatkan konsultan internasional Siura Studio dari Singapura dengan pendekatan ramah lingkungan dan mendukung interaksi komunitas.
Proyek ini hadir di tengah kawasan residensial padat, dikelilingi pusat bisnis, perkantoran, serta fasilitas pendidikan dan rekreasi. Ke depan, Wander Alley juga disiapkan mendukung pengembangan destinasi rekreasi baru di BSD City, termasuk BSD Secret Zoo hasil kolaborasi Sinar Mas Land dengan Jawa Timur Park Group.
Dari sisi konektivitas, lokasi proyek terintegrasi dengan Tol Serpong–Balaraja (Serbaraja), Tol Jakarta–Serpong, JORR 1, JORR 2, Tol Japek, hingga Tol Jagorawi. Mobilitas menuju kawasan juga didukung transportasi publik seperti bus BSD Link, feeder bus BSD City, serta KRL Commuter Line melalui Stasiun Cisauk. Rencana pengoperasian Stasiun Jatake pada kuartal IV-2025 serta studi jalur MRT Lebak Bulus–Serpong akan semakin memperkuat aksesibilitas kawasan TOD Intermoda BSD City.





