Property Times
  • Home
  • Headline
  • News
  • The Pavilion Sawangan
  • The Project
  • Building Material
  • Technology
  • Korporasi
  • Design Architecture
  • Travel & Leisure
  • Figure
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • News
  • The Pavilion Sawangan
  • The Project
  • Building Material
  • Technology
  • Korporasi
  • Design Architecture
  • Travel & Leisure
  • Figure
No Result
View All Result
Property Times
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • News
  • The Pavilion Sawangan
  • The Project
  • Building Material
  • Technology
  • Korporasi
  • Design Architecture
  • Travel & Leisure
  • Figure
Home Design Architecture

Menilik Trend Desain Interior di Tahun 2026

Redaksi by Redaksi
February 24, 2026
in Design Architecture, Headline, News
0
Menilik Trend Desain Interior di Tahun 2026
0
SHARES
115
VIEWS

Jakarta, Propertytimes.id – Memasuki tahun 2026, tren desain interior nampaknya sedang bergerak “pulang”. Setelah bertahun-tahun didominasi oleh gaya minimalis yang serba putih, kaku, dan terkadang terasa dingin, kini banyak orang mulai merindukan suasana rumah yang lebih hangat dan memiliki karakter. Berdasarkan tren yang berkembang dari berbagai sumber industri, desain tahun ini lebih banyak mengangkat kembali gaya-gaya lama yang sudah terbukti memberikan rasa nyaman.

Salah satu perubahan yang paling terasa adalah pergeseran gaya minimalis. Kini, konsep “minimalis hangat” menjadi primadona. Alih-alih membiarkan dinding polos dan kosong, gaya ini lebih menonjolkan tekstur dan warna-warna bumi seperti cokelat tua, hijau kalem, hingga merah bata. Intinya bukan lagi soal sesedikit mungkin barang, tapi bagaimana membuat ruangan tetap rapi namun tetap terasa seperti tempat tinggal yang nyata dan ramah bagi penghuninya.

Penggunaan kayu pada dinding, langit-langit, atau sekadar aksen pada furnitur kembali hits. Foto: Ashley Montgomery Design

Material kayu juga kembali naik daun sebagai elemen utama untuk memberikan nyawa pada bangunan. Namun, tren kali ini menghindari penggunaan kayu imitasi yang berkesan murah. Penggunaan kayu asli pada dinding, langit-langit, atau sekadar aksen pada furnitur seperti meja dan rak buku kembali digemari. Serat kayu yang alami dianggap mampu memberikan sentuhan arsitektural yang elegan sekaligus menenangkan, jauh dari kesan kaku yang biasanya muncul dari cat polos.

Trend furnitur ikut bergeser

Selain material, bentuk furnitur juga mulai berubah. Sudut-sudut tajam yang tegas kini mulai digantikan oleh bentuk-bentuk melengkung dan luwes. Sofa dengan pinggiran bundar atau meja dengan sudut yang halus memberikan kesan yang lebih santai dan tidak mengintimidasi. Bentuk lengkung ini menciptakan suasana yang lebih intim.

BACA JUGA: Kompetisi Desain Rumah Bambu 2026 Resmi Bergulir, Pemenang Akan Bangun Prototipe di Bali

Tak ketinggalan, elemen dekorasi seperti lampu dan pola dinding juga kembali menjadi media untuk menunjukkan kepribadian. Lampu gantung dengan bentuk yang unik kini tidak hanya berfungsi sebagai penerang, tapi juga sebagai karya seni di tengah ruangan. Begitu pula dengan penggunaan wallpaper yang kini merambah ke area-area tak terduga seperti langit-langit kamar mandi atau bagian dalam lemari, sehingga memberikan kejutan visual yang menarik.

Sudut-sudut tajam yang tegas kini mulai digantikan oleh bentuk-bentuk melengkung dan luwes. Foto: Foto: Desiree Burns Interiors

Sentuhan akhir yang membuat tren 2026 terasa spesial adalah konsep memadukan barang lama dengan barang baru. Banyak orang kini mulai bangga memajang furnitur antik atau koleksi buku lama di samping sofa modern yang kekinian. Perpaduan ini menciptakan kesan bahwa rumah tersebut telah dibangun dan dirawat selama bertahun-tahun, bukan sekadar hasil dekorasi instan. Pada akhirnya, rumah di tahun 2026 bukan lagi soal mengikuti aturan desain yang kaku, melainkan tentang menciptakan ruang yang benar-benar mewakili diri kita sendiri.

Tags: dekorasi rumahDesain Interiorgaya minimalisrenovasi huniantips dekorasi
Previous Post

Kompetisi Desain Rumah Bambu 2026 Resmi Bergulir, Pemenang Akan Bangun Prototipe di Bali

Next Post

Menakar Ambisi BTN Mendobrak Sekat KPR bagi Generasi “Rent-Trap”

Next Post

Menakar Ambisi BTN Mendobrak Sekat KPR bagi Generasi "Rent-Trap"

Terpopuler

  • Curhatan Salah Satu Debitur BTN: Ketika Restrukturisasi KPR Malah Jadi Masalah Baru

    Curhatan Salah Satu Debitur BTN: Ketika Restrukturisasi KPR Malah Jadi Masalah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tantangan Sektor Properti Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan Tol Bogor-Serpong (via Parung) Segera Dimulai, Pacu Pertumbuhan Ekonomi Koridor Barat Bogor

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bapak Real Estate Indonesia Itu Berpulang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengembang Jepang Ini Akan Garap Proyek Kota Mandiri di Pinggiran Jakarta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
PT Leksana Komunikasi Media

Redaksi, Komunikasi, Pemasaran dan Riset :
Email : redaksi@propertytimes.id redaksi.propertytimes@gmail.com marketing@propertytimes.id

MENU

  • Figure
  • Q&A
  • Brokerages
  • E-Magazine
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
  • About
  • Privacy Policy
  • Trademarks
  • Terms of Service

©2018 - 2026 Propertytimes.id

No Result
View All Result
  • Figure
  • Q&A
  • Brokerages
  • E-Magazine
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
  • About
  • Privacy Policy
  • Trademarks
  • Terms of Service

©2018 - 2026 Propertytimes.id