Singapura, Propertytimes.id – Dunia properti Indonesia berduka. Pendiri Argo Manunggal Grup sekaligus pengendali utama saham PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI), The Ning King, atau yang akrab disapa Ning King, telah meninggal dunia pada Minggu (2/11/2025).
Berita duka tersebut disampaikan secara resmi oleh perusahaan melalui akun media sosialnya. PT Alam Sutera Realty Tbk mengunggah kabar duka citanya di akun Instagram resmi @alam_sutera_realty pada Senin (3/11/2025).
“Segenap Keluarga Besar Alam Sutera Group menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Kiranya damai dan terang Kasih Kristus senantiasa menyertai dan memberi penghiburan bagi keluarga yang ditinggalkan,” tulis perusahaan dalam unggahan tersebut.
BACA JUGA: Pendapatan Anjlok, Laba PT Alam Sutera Realty Tbk Tergerus 24,6 Persen pada Kuartal I-2025
Merujuk pada sejarah bisnisnya, perjalanan karir Ning King dimulai dari bisnis tekstil milik keluarganya. Pada tahun 1949, ia memindahkan bisnis tersebut ke Jakarta. Jejaknya dalam industri kemudian semakin kuat dengan mendirikan Argo Pantes pada tahun 1977, yang menjadi cikal bakal dari Argo Manunggal Grup.
Di bawah naungan Argo Manunggal Grup, Ning King membesarkan PT Alam Sutera Realty Tbk, salah satu pengembang properti ternama di Indonesia yang terkenal dengan kota mandiri Alam Sutera di Tangerang. Sementara itu, laporan Antara News mengonfirmasi bahwa Ning King wafat dalam usia 97 tahun, setelah dirawat di RS Mount Elizabeth, Singapura, akibat sakit tua. Kepergian Ning King meninggalkan warisan bisnis yang besar dan duka mendalam bagi keluarga, dunia usaha, serta seluruh karyawan Argo Manunggal Group dan Alam Sutera.





