Joint Venture dengan Modernland Realty, Lotte E&C Sepakat Bangun Mixed Use Rp5,4 Triliun

13 December 2019 20 Design Interior
Whatsapp Mail
President Director PT Modernland Realty Indonesia Tbk. William Honoris (Keempat Kanan) dan Managing Director Lotte Engineering & Construction Kang Woo Lee (Keempat Kiri) saling berjabat tangan usai penandatanganan Declaration of Joint Venture

Jakarta, propertytimes.id - Perumahan berskala kota Jakarta Garden City (JGC) yang dikembangkan Modernland Realty terus mengalami pertumbuhan yang progresif. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya intensifikasi pembangunan berbagai produk properti, baik hunian maupun komersial berikut fasilitas pendukungnya yang terus berlangsung sampai saat ini. Bisa dimaklumi, jika prospektifnya kawasan tersebut turut mengeskalasi jumlah investor asing yang memilih kawasan hunian di Jakarta Timur ini sebagai starting location bagi bisnis mereka, sebut saja AEON, Hongkong Land dan IKEA.

Teraktual, JGC dipilih perusahaan konstruksi pabrik asal Korea Selatan, yaitu Lotte Engineering & Construction (Lotte E&C) untuk mengembangkan sebuah kawasan multifungsi melalui kerjasama pengembangan Joint Venture bersama PT Modernland Realty Tbk. Adapun, komposisi saham perusahaan patungan  bernama PT Lotte Land Modern Realty tersebut masing-masing sebesar 40% Modernland Realty dan 60% milik Lotte E&C.

Penandatanganan perjanjian kerjasama pembentukan JV dilakukan di Jakarta pada Kamis (31/10) lalu dan turut dihadiri Luntungan Honoris, President Commissioner PT Modernland Realty Tbk., William Honoris, President Director PT Modernland Realty Tbk., Kang Woo Lee, Chief Representative/Managing Director Indonesia Office Lotte E&C (Engineering & Construction), dan Jeong Heon Kim, President Director PT Lotte Land Indonesia.

BACA JUGA : JAKARTA GARDEN CITY MENJADI KAWASAN HUNIAN TERBAIK DALAM AJANG GOLDEN PROPERTY AWARDS 2019

Setelah terbentuk, perusahaan patungan tersebut akan membeli tanah dari Modernland Realty kurang lebih seluas 50.219 m2 di kawasan township Jakarta Garden City, Jakarta Timur dengan nilai pembelian kurang lebih Rp802 Miliar. Pembayaran langsung 100% pada saat PPJB dan proses splitting (pemecahan) sertifikat atas tanah yang dibeli Lotte dari sertifikat induk selesai dan seluruhnya akan dilakukan tahun ini. Penjualan lahan tersebut akan masuk dalam target marketing sales PT Modernland Realty Tbk. tahun ini yang sebesar Rp 4,38 Triliun.

Freddy Chan, Vice President Director PT Modernland Realty Tbk menjelaskan, perusahaan patungan tersebut akan mengembangkan proyek mixed use di kawasan township Jakarta Garden City (370 Ha) di Jakarta Timur. Pembangunan proyek mixed use ini sebagai bagian dari master plan untuk menjadikan JGC sebagai kota internasional yang memiliki aksesibilitas yang baik, fasilitas lengkap dan potensi yang besar. Proyek kerjasama ini akan terdiri atas apartemen sebanyak 7 tower (32 lantai) yang merangkum 3.310 unit dengan ukuran mulai dari 30 m2, juga ruko sebanyak 64 unit (3 lantai). Investasi yang dibutuhkan untuk keseluruhan proyek ini  diperkirakan mencapai Rp5,4 Triliun.

BACA JUGA : MODERNLAND RAIH TOP GRC 2019 YANG DISELENGGARAKAN MAJALAH TOP BUSINESS

“Kami senang berkolaborasi dengan Lotte E&C yang merupakan perusahaan internasional dan terpercaya yang membangun banyak proyek ikonik di seluruh dunia, termasuk gedung supertall 555 meter Lotte World Town di Seoul.  Lotte E&C juga dinobatkan sebagai salah satu dari 10 kelompok bisnis global terkemuka dan terbaik di Asia dan berpengalaman 60 tahun di bidang perumahan, arsitektur, teknik sipil dan konstruksi pabrik,” papar Freddy Chan.

Menurutnya, pengalaman panjang Lotte E&C akan memberikan added value bagi proyek untuk menjamin kualitas. Karena itu, pihaknya optimis, sebagai perusahaan terkemuka di dunia Lotte akan menjadi partner strategis dalam mengembangkan project di JGC. “Adanya kerjasama ini membuktikan kepercayaan investor asing yang tinggi untuk mengembangkan kawasan Jakarta Garden City yang memiliki lokasi strategis dan potensial,” sebut Freddy Chan.

Freddy Chan menambahkan, saat ini tren pengembangan properti yang diprediksi mulai meningkat, dengan didukung pertumbuhan ekonomi Indonesia yang stabil, merupakan momentum yang tepat untuk melakukan pengembangan strategis dengan mitra terpercaya di dunia. Apalagi dalam beberapa tahun terakhir, pertumbuhan kelas menengah yang tinggi mendorong peningkatan daya beli telah menjadi salah satu faktor yang memicu agresivitas perusahaan multinasional, termasuk pengembang properti asing untuk memperluas bisnis mereka di Indonesia. Kiki

Berita Terkait

Komentar

NEWSTICKER