Modern Industrial Estat Makin Serius Kembangkan Modern Halal Valley

13 November 2019 80
Whatsapp Mail
Direktur Utama PT Modern Industrial Estat, Pascall Wilson (kelima kiri) berpose bersama seusai penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan 4 Bank Syariah

Jakarta, propertytimes.id - PT Modern Industrial Estat, anak perusahaan PT Modernland Realty Tbk., semakin serius dalam mengembangkan lahan industri halal bertajuk Modern Halal Valley (500 hektar) yang berada didalam kawasan ModernCikande Industrial Estate (MCIE), Serang, Banten. Hal ini ditandai dengan penandatanganan kerjasama dengan 4 Bank Syariah yakni Bank Mandiri Syariah, BRI Syariah, BNI Syariah, dan Bank Muamalat Indonesia. Selain itu, di kesempatan yang sama, juga melakukan kerjasama dengan Barakah Taiwan Halal Hub yang merupakan sebuah kawasan yang memproduksi produk-produk halal terbesar di Taiwan.

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) kedua kerjasama dilakukan disela-sela event Internasional Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) ke-6 yang diselenggarakan Bank Indonesia (BI) bersama Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (13/11).  Hadir dalam acara penandatanganan MoU antara lain Pascall Wilson, Direktur Utama PT Modern Industrial Estat, Putu Rahwidhiyasa, Direktur Managemen Resiko & Kepatuhan PT Bank Syariah Mandiri, Dhias Widhiyati Direktur Bisnis SME & Komersial PT Bank BNI Syariah, Kokok Alun Akbar, Direktur Bisnis Komersial PT Bank BRI Syariah Tbk., Irvan Y. Noor, Chief of Corporate Banking Officer PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. dan Dr Nurundin N.H Ting, Managing Director Barakah Halal Hub Taiwan.
Pascall Wilson, Direktur Utama PT Modern Industrial Estat mengatakan, kerjasama dengan Perbankan Syariah merupakan salah satu cara membentuk suatu ekosistem halal di Indonesia. “Melalui kerjasama dengan Perbankan Syariah maka pembiayaan kawasan halal dapat terakomodir dengan baik karena para investor dapat lebih nyaman berinvestasi di kawasan industri halal,” ujar Pascall Wilson.

Lebih lanjut Pascall Wilson mengatakan, tujuan yang ingin di capai dari kerjasama dengan Perbankan Syariah yakni antara lain menciptakan suatu sinergi terkait dengan peningkatan pertumbuhan industri halal di Indonesia melalui pembiayaan dari Perbankan Syariah. “Kerjasama mencakup pemanfaatan produk-produk dan jasa Perbankan Syariah. Konsumen dapat memanfaatkan produk Perbankan Syariah guna memperlancar pembiayaan ataupun pemanfaatan jasa perbankan lainnya yang kedepannya akan memudahkan konsumen untuk mengembangkan usahanya,” jelas Pascall Wilson.

Sementara alasan yang mendasari dilakukannya kerjasama dengan Barakah Taiwan Halal Hub, sebut Pascall Wilson lebih karena kawasan halal Taiwan merupakah satu kawasan halal terbesar di Asia dan banyak beroperasi industri yang menghasilkan produk-produk halal dan menjadi komoditi utama di Taiwan. “Salah satu tujuan dari bekerjasama dengan kawasan halal di Taiwan karena kawasan halal tidak bisa berdiri sendiri. Harus saling terkait satu dengan lainnya sehingga ketersediaan produk halal di pasar dalam negeri dan internasional dapat tercukupi,” ujar Pascall Wilson.

Terkait progres pengembangan kawasan Modern Halal Valley di ModernCikande Industrial Estate, Pascall Wilson menjelaskan bahwa saat ini masih dalam tahap pembangunan insfrastruktur jalan serta gedung pendukung lainnya. “Untuk pemanfaatan lahan bagi tenant industri halal sendiri, akan siap di semester ke-2 di tahun 2020,” kata Pascall Wilson seraya mengatakan salah satu perusahaan yang sudah bergabung di Modern Halal Valley adalah PT Charoen Pokphand Indonesia.

 

Gerbang Kawasan Industri ModernCikande

 

Saat ini yang akan di tawarkan PT Modern Industrial Estat di kawasan pengembangan Modern Halal Valley berupa kavling industri untuk produk makanan & minuman, obat-obatan, kosmetika, dan tidak menutup kemungkinan bagi jenis industri lain yang berkaitan dengan produk turunan halal. “Kedepannya gudang logistik, ruko serta perumahan dan dryport akan segera kami bangun di kawasan halal,” kata Pascall Wilson.

Modern Halal Valley, merupakan sebuah kawasan industri halal pertama dan terbesar di Indonesia seluas 500 hektar yang dikembangkan didalam kawasan ModernCikande Industrial Estate. Dikembangkan dengan mengusung konsep lahan hijau. Bisa dibilang, Modern Halal Valley adalah generasi terbaru dari pengembangan kawasan industri modern yang memenuhi standar tertinggi dalam memenuhi standarisasi halal, keamanan pangan, dan kelestarian lingkungan.

Cluster ini nantinya merangkum Halal Intregrated Supply Chain, Standard Factory Building, Industrial Land, dan Logistic Park. “ModernCikande Industrial Estate ingin berpartisipasi dalam mewujudkan visi Indonesia membangun ekosistem halal yang lengkap untuk makanan halal dan industri terkait. Modern Halal Valley menyediakan lahan premium bagi perusahaan yang ingin menjadikan Indonesia sebagai basis bagi bisnis internasional mereka dalam hal produksi dan perdagangan halal,” ujar Pascall Wilson.

Pada kesempatan terpisah, Freddy Chan, Wakil Direktur Utama PT Modernland Realty Tbk. mengungkapkan, tantangan global yang semakin meningkat memaksa industri properti untuk selalu menyesuaikan diri dengan dinamika perekonomian, gemuruh impor dan ekspor serta bergejolaknya nilai tukar dolar AS. Sepanjang 2019, Modernland Realty terus menerus memperkuat kinerjanya di segmen residensial dan komersial dengan menawarkan produk-produk menarik dari segi harga dan fungsi. Dirinya optimis pasca gelaran Pilpres, sektor properti akan mengalami peningkatan dikarenakan situasi politik dan ekonomi yang relatif stabil dan membaik. “Di tahun depan, seiring sudah berjalannya susunan kabinet di pemerintahan yang sudah terbentuk, ditambah lagi dengan beberapa kebijakan yang berpihak pada kemudahan birokrasi dan juga perijinan, maka diproyeksikan pertumbuhan kawasan industri akan semakin meningkat,” kata Freddy Chan.

Pascall Wilson mengatakan, dari total lahan 3.175 hektar, luas lahan yang telah dikembangkan di ModernCikande Industrial Estate saat ini mencapai 40% dengan sisa pengembangan lahan sesuai perijinan masih sekitar 1500-an hektar. Dalam kondisi teraktual, lebih dari 270 perusahaan baik lokal maupun multinasional dari berbagai ragam jenis usaha telah mempercayakan ModernCikande Industrial Estate sebagai rumah bagi usaha dan bisnis mereka. ModernCikande Industrial Estate diyakini akan terus berkembang, dari kawasan industri menuju integrated city.

ModernCikande Industrial Estate dilengkapi dengan infrastruktur berkualitas dan fasilitas-fasilitas pendukung serta pengaturan kawasan yang terencana dengan sangat baik. “Demi menjadikan MCIE sebagai kawasan industri berstandar internasional dan bernilai tambah tinggi serta berwawasan lingkungan, manajemen PT Modern Industrial Estat akan terus menambah berbagai fasilitas penunjang seperti dormitory, rumah sakit, apartemen kelas menengah, dan area perbelanjaan,“ ujar Pascall Wilson. DIT

Berita Terkait

Komentar

NEWSTICKER